Ingin tahu update Corona terbaru di Indonesia? Simak beritanya di bawah ini.

Selama tiga tahun negeri ini terus dibombardir oleh Covid-19. Virus yang mulai menyebar dari Wuhan, Tiongkok, menghentikan berbagai sendi kehidupan. Tak hanya banyak korban berjatuhan akibat infeksi yang menyerang organ-organ saluran pernapasan ini. Lebih dari itu, jutaan orang kehilangan nyawanya karena kedatangan virus Corona yang begitu cepat, seperti taktik perang gerilya.

Demi melawan wabah yang sangat berbahaya ini, pemerintah dan masyarakat saling bahu-membahu. Berbagai kebijakan dikeluarkan untuk meminimalisir angka penularan. Mulai dari protokol kesehatan, kewajiban vaksinasi, rumah sakit darurat, dan banyak lagi lainnya. Warga pun juga semakin menyadari pentingnya menaati aturan dan memiliki gaya hidup yang sehat agar tidak mudah tertular virus Corona.

Media massa pun tak ketinggalan turut berjuang, memberitakan berbagai update Corona terbaru supaya masyarakat tidak ketinggalan informasi. Tak melulu hanya tentang kesedihan karena kehilangan orang tersayang, perkembangan mengenai usaha pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi Covid-19 pun juga jadi pemberitaan. Memang ada kekhawatiran, namun muncul pula asa untuk terus bertahan dan mengalahkan wabah yang bikin panik seluruh dunia ini.

Kini Covid-19 tak lagi menjadi ancaman utama, terutama bagi masyarakat Indonesia. Tiga tahun bertempur menghadapi makhluk yang bahkan ukurannya tak terlihat oleh mata namun memiliki efek yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Semenjak vaksinasi digalakkan, dan masyarakat berbondong-bondong dan sukarela menerima suntikan, berangsur turun pula angka penularan.

Ada peningkatan infeksi Covid-19 di Afrika Selatan

update corona dari Afrika Selatan
Sumber gambar

Untuk update Corona terbaru adalah meningkatnya kasus baru infeksi Covid-19 di Afrika Selatan. Negeri Nelson Mandela tersebut memiliki 6.601 kejadian penularan baru setiap harinya. Sebuah angka yang menunjukkan peningkatan sebesar 28% dari puncaknya.

Di Afrika Selatan sendiri sudah terjadi sekitar 3.844.625 infeksi dan 100.533 kematian terkait virus Corona sejak pandemi dimulai. The Guardian melaporkan bahwa ada kemungkinan Afrika Selatan bakal memasuki gelombang Covid-19 kelima, lebih awal dari yang diperkirakan. Para ilmuwan melihat adanya peningkatan infeksi yang berkelanjutan selama 14 hari terakhir sebagai akibat dari kemunculan sub-varian BA.4 dan BA.5 Omicron di Afrika Selatan.

Menurut Profesor Bioinformatika, De Oliviera, warga yang tidak dan belum memperoleh vaksinasi adalah kelompok yang rentan terinfeksi BA.4 dan BA.5. Sementara mereka yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dan booster tidak rentan terinfeksi subvarian baru.

Update Corona dari Tiongkok

Potret lockdown di Cina
Sumber gambar

Sementara itu di Negeri Tirai Bambu, China, muncul laporan jumlah rata-rata infeksi baru mencapai angka tertinggi, yakni lebih dari 37.792 per hari. Angka tersebut merupakan gambaran dari terjadinya 397.504 infeksi dan 931 kematian terkait virus Corona sejak pandemi dimulai.

Akibat dari tingginya kasus Covid-19 di negara tersebut, pemerintah setempat mengambil langkah tegas dengan menerapkan lockdown di sejumlah tempat, termasuk kota-kota besar yang menjadi sentral ekonomi Tiongkok, yaitu Shanghai, Beijing, serta 16 distrik kota lainnya.

Selama lockdown, warga tidak boleh meninggalkan lingkungan mereka dan berbagai aktivitas yang tidak memiliki hubungan dengan upaya pencegahan virus wajib berhenti.

Update Corona di Turki

Dari perbatasan Eropa dan Asia, update Corona untuk Turki menunjukkan bahwa negara tersebut sudah melewati 15.000.000 infeksi Covid-19. Meski begitu, tampaknya ada kecenderungan penurunan rata-rata infeksi baru di angka 1.524 per hari.

Jumlah warga Turki yang meninggal akibat Covid-19 mencapai 98.650 jiwa sejak sejak pandemi dimulai. Walau pun tampaknya masih jauh dari kata ‘merdeka,’ Presiden Erdogan optimis bahwa Turki mulai membaik. Pemerintah, lewat Kementerian Kesehatan Turki menyampaikan bahwa penggunaan masker di luar ruangan tidak perlu lagi menjadi kewajiban. Yang harus menjadi perhatian masyarakat adalah penggunaan masker dalam ruangan, di kendaraan umum, dan transportasi pendidikan, serta lembaga kesehatan.

Covid-19 mulai tak lagi meresahkan warga

Potret mudik masyarakat
Sumber gambar

Apakah virus Corona masih ada? Tentu! Hanya saja, bagi masyarakat Indonesia, dampak dan risiko penularan tampaknya tak lagi bikin resah masyarakat. Dalam update Corona terbaru, tampak bahwa kasus-kasus penularan mulai menunjukkan penurunan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satgas Covid-19, per hari Rabu, 11 Mei 2022, terdapat tambahan 400 kasus baru Corona. Angka tersebut meningkatkan jumlah kasus positif Corona menjadi 6.049.541 semenjak pandemi terjadi di Indonesia.

Kabar gembira untuk update Corona bahwa jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penyakit ini bertambah cukup banyak, yaitu 916 orang. Secara total, data dari mereka yang terinfeksi dan sembuh dari Covid-19 juga bertambah menjadi sebanyak 5.887.786 orang.

Meski begitu, sebaiknya masyarakat tak langsung anggap remeh virus Corona. Faktanya, masih ada korban meninggal terbaru adalah delapan orang. Total korban jiwa semenjak pandemi dimulai di Indonesia adalah 156.424 orang.

Adanya korban meninggal dari update Corona terbaru menunjukkan bahwa pemerintah dan masyarakat masih harus terus berjuang. Masing-masing memiliki tanggung jawab, di mana pemerintah mengatur kebijakan dan masyarakat bertanggung jawab secara tinggi dan kolektif untuk tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan.

Kunci untuk terlepas dari pandemi adalah menekan angka penularan. Bila semakin banyak masyarakat sadar akan hal ini dan menjalankan perilaku 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas, besar kemungkinan Indonesia bisa lebih cepat terlepas dari pandemi ini.

Penelitian menunjukkan bahwa dengan mencuci tangan secara rutin bisa menurunkan risiko penularan virus hingga 35%, termasuk virus Corona. Memang tak sampai 100%, namun bila angkanya lebih baik dari nol persen, sudah pasti lebih baik Anda lakukan ketimbang berjudi dengan keadaan.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan dukungan kepada pemerintah dalam menanggulangi wabah Covid-19 dengan tes PCR swab secara mandiri. Kini, pengujian untuk virus Corona jauh lebih mudah dan cepat daripada di awal pandemi. Cukup kunjungi laboratorium dengan kelengkapan medis yang baik dalam pengujian Covid-19.

BACA JUGA: Cara Mencegah Lonjakan Covid Pasca Lebaran

Untuk mendapatkan hasil tes yang cepat dan akurat, kunjungi GSI Lab terdekat. Laboratorium tes swab PCR yang dilengkapi dengan fasilitas canggih dan modern, yang bisa memberikan hasil pengujian dalam 24 hingga 48 jam setelah pengambilan sampel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *