Cara mengatasi badai sitokin pada Covid 19 menjadi salah satu hal yang perlu Anda pahami. Badai sitokin ini bisa memiliki gejala-gejala tertentu.

Kenali Badai Sitokin Akibat Covid 19

Sitokin adalah sebuah protein kecil dari berbagai sel tubuh yang berbeda. Berperan penting dalam respons normal tubuh saat menghadapi infeksi. Namun ketika tubuh memroduksinys secara banyak, maka akan berbalik dapat membahayakan penderitanya.

Sitokin dapat dibilang sebagai koordinator respons tubuh untuk melawan infeksi dan memicu peradangan. Dalam istilah lainnya, sitokin ini bekerja sebagai penyampai komunikasi sinyal-sinyal tubuh untuk merespons bila ada infeksi.

Protein kecil ini berasal dari kata Yunani, cyto atau sel dan kinos atau gerakan. Dalam kondisi normal, sitokin ini membantu sistem imun berkoordinasi untuk melawan bakteri dan virus penyebab infeksi.

Badai sitokin sendiri merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan. Hal ini bisa terjadi pada Covid 19 atau influenza. Selain itu, badai sitokin ini juga bisa terjadi pada penyakit lain seperti multiple sclerosis dan pankreatitis.

Pada dasarnya sistem imun tubuh manusia berfungsi melawan infeksi. Namun, kadangkala sistem imun dapat berulah dan menimbulkan respons yang tidak seharusnya yang justru berdampak perburukan penyakit.

Respons sistem imun atau kekebalan tubuh ini salah satunya adalah lepasnya sitokin. Sitokin bekerja dengan menjalin jalur dan komunikasi antar sel.

Secara Medis

Saat jumlah sitokin lebih banyak dari yang semestinya justru dapat membuat tubuh mengalami peradangan yang nantinya akan berakibat fatal.

Bila hal ini terjadi kemungkinan bisa lebih mematikan daripada virus asli yang sedang berada dalam tubuh

Badai sitokin ini bisa terpicu oleh sejumlah infeksi, termasuk influenza, pneumonia, dan sepsis. Respons imun yang meningkat ini tidak terjadi pada semua pasien dengan infeksi parah, tetapi para ahli hingga kini juga belum memhami secara pasti alasan apa yang membuat beberapa orang lebih rentan daripada yang lain khususnya pada penderita Covid 19.

Produksi sitokin yang berlebihan ini menyebabkan lebih banyak sel imun yang masuk ke area dimana kemungkinan terjadi inflamasi atau cedera. Kerusakan organ pun bisa saja terjadi.

Kenali Gejalanya

Badai sitokin pasca Covid 19 dapat menimbulkan beberapa gejala antara lain:

  • –              Demam tinggi
  • –              Peradangan (kemerahan dan bengkak)
  • –              Ruam
  • –              Kelelahan parah
  • –              Mual parah
  • –              Perubahan status mental
  • –              Peningkatan denyut jantung
  • –              Pernapasan cepat yang tidak normal
  • –              Tekanan darah rendah
  • –              Pembengkakan kelenjar getah bening
  • –              Pembesaran organ, terutama hati dan limpa

Rendahnya tekanan darah dan meningkatnya pembekuan darah, bisa menjadi salah satu kemungkinan tanda dari beratnya badai sitokin. Bisa jadi nantinya berpotensi mengganggu kerja organ lainnya, misalnya jantung.

Untuk mengetahuinya, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Salah satunya laboratorium untuk menilai ada tidaknya penurunan sel imun, meningkatnya marker kerusakan ginjal dan hati, meningkatnya marker CRP, kelainan pembekuan darah, kadar ferritin.

Rontgen juga diperlukan untuk melihat adanya kelainan pada paru akibat badai ini yang berhubungan dengan Covid 19.

Cara Mengatasi Badai Sitokin pada Covid 19

Kini banyak peneliti yang sudah melakukan eksplorasi pengobatan badai sitokin ini. Salah satunya adalah terapi biologis atau terapi imun (imunoterapi).

Studi klinis kini masih berlangsung untuk mengevaluasi manfaat obat-obatan tertentu. Hal ini dilakukan untuk menghambat atau suatu saat dapat digunakan sebagai cara mengatasi badai sitokin pada Covid 19.

Cara mengatasi badai sitokin pada Covid 19 dari beberapa jurnal menyebutkan adalah dengan pemberian vitamin D, vitamin C, curcuma, probiotik, dan omega 3. Pemilihan pengobatan akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan kondisi pasien masing-masing.

Agar Anda terhindar dari beratnya gejala akibat Covid 19, segera daftarkan diri untuk melakukan vaksinasi dua dosis.

Selain itu, jangan kendor untuk selalu menerapkan prokes saat Anda harus melakukan aktivitas di luar rumah.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *