Tren cek kolesterol saat ini telah beralih ke usia yang lebih muda. Hal ini tak terelakkan karena banyaknya generasi muda yang menderita kondisi medis berhubungan dengan level kolesterol tinggi.

Para ahli kesehatan telah mengesampingkan anggapan bahwa kondisi ini hanya terjadi di kalangan orang tua, atau berusia di atas 40 tahun. Mereka telah mencatat bahwa kolesterol tinggi juga dapat kita temukan pada orang yang lebih muda. Oleh karena itu, para ahli kesehatan telah menyarankan bahwa semua orang dewasa harus cek kolesterol mereka secara teratur atau melakukan medical check up, tak terkecuali mereka yang berusia 20-an tahun ke atas.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa kadar kolesterol mereka tetap dalam batas normal, apalagi dengan begitu banyaknya paparan makanan masa kini, stres, dan gaya hidup yang kurang aktif. Maka dari itu, mereka juga harus melakukan gaya hidup sehat untuk mencegah kadar kolesterol mereka meningkat. Selain itu, tak menutup kemungkinan untuk mulai melakukan pemeriksaan medis seperti kolesterol, gula darah dan yang lainnya.

Cek kolesterol normal dan tidak normal

ilustrasi cek kolesterol normal
Sumber gambar

Kadar kolesterol adalah jumlah kolesterol dalam darah. Kendati sering kita anggap jahat, sebenarnya ial adalah lemak yang tubuh perlukan untuk membangun sel dan hormon.

Kadar kolesterol normal adalah ketika nilainya sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan orang. Bagi orang dewasa, kadar kolesterol normal adalah antara 100-199 mg / dL. Bagi anak-anak, kadar kolesterol normal berkaitan dengan usia mereka.

Kadar kolesterol yang tidak normal adalah ketika levelnya melebihi batas normal. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Untuk kisaran kadar kolesterol yang terbilang kurang atau tidak normal yakni antara 200-499 mg / dL. Jika kadar kolesterol lebih tinggi dari 499 mg / dL, orang yang bersangkutan mungkin menderita obesitas atau penyakit jantung bawaan.

Apa itu HDL dan LDL?

HDL dan LDL adalah singkatan dari High-Density Lipoprotein dan Low-Density Lipoprotein. Keduanya merupakan jenis lipoprotein yang berfungsi dalam penyimpanan lemak di dalam tubuh. HDL adalah lipoprotein yang tinggi dengan densitas yang tinggi, berfungsi untuk membawa lemak jahat dari seluruh tubuh dan kembalinya ke hati untuk melalui metabolisme. LDL adalah lipoprotein rendah dengan densitas rendah, yang berfungsi untuk membawa lemak jahat dari hati ke seluruh tubuh.

Kita harus lebih memperhatikan LDL daripada HDL, karena jumlah LDL yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu, penting untuk mengontrol jumlah LDL dalam tubuh dengan mengubah gaya hidup dan pola makan. Menjaga kesehatan jantung dengan cara menjaga kadar LDL dalam batas normal perlu untuk mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.

Prosedur cek kolesterol

ilustrasi prosedur cek kolesterol
Sumber gambar

Umumnya pemeriksaan level kolesterol sudah satu paket dengan pemeriksaan medis secara umum atau kita sebut medical check up. Beberapa gambaran langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Melalui darah untuk mengetahui jumlah kolesterol total dalam tubuh. Pemeriksaan darah ini akan memungkinkan dokter untuk melihat jenis kolesterol dalam tubuh pasien dan mengetahui apakah itu aman atau berbahaya.
  2. Selanjutnya tes lipid untuk mengetahui jumlah LDL, HDL dan trigliserida dalam tubuh. Tes ini akan membantu dokter untuk mengetahui jenis kolesterol dan menilai risiko penyakit jantung.
  3. Ada pula tes aterogenik untuk mengetahui berapa banyak kolesterol yang menempel pada arteri. Tes ini akan memberikan dokter gambaran lebih baik tentang kesehatan arteri dalam tubuh pasien.
  4. Jika perlu, petugas medis melakukan tes lain seperti tes fibrinogen untuk mengetahui risiko pembentukan bekuan darah.
  5. Lakukan pemeriksaan darah rutin untuk memonitor jumlah kolesterol dalam darah. Ini akan membantu dokter untuk mengetahui apakah pasien memerlukan obat atau intervensi lainnya.
  6. Pastikan untuk menjaga gaya hidup sehat dengan makan makanan sehat, olahraga secara teratur, dan menghindari rokok. Hal ini akan membantu menjaga kolesterol dalam tingkat yang aman.

Jenis penyakit yang muncul karena masalah kolesterol

Seperti yang kita singgung di atas, kolesterol sebenarnya tubuh perlukan dalam menghasilkan hormon dan lainnya. Namun demikian, bila berlebih bisa menjadi gangguan untuk kesehatan.

  1. Penyakit Jantung: Kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan stroke. Hal ini karena kolesterol tinggi dapat menyebabkan pembentukan plak di dinding pembuluh darah, menyempitkan pembuluh darah, menyebabkan hipertensi, dan meningkatkan kemungkinan terjadinya trombosis.
  2. Aterosklerosis: Aterosklerosis adalah pengerasan dan penyempitan pembuluh darah yang juga terjadi akibat pembentukan plak kolesterol di dinding pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung koroner.
  3. Penyakit Ginjal: Kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis. Penyakit ginjal kronis dapat berujung pada kerusakan ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal.
  4. Diabetes: Sebab kondisi lonjakan kolesterol dapat menyebabkan resistensi insulin. Resistensi insulin dapat menyebabkan penyakit diabetes tipe 2.
  5. Penyakit Hati: Penyakit hati non-alkoholik yang disebabkan oleh pembentukan lemak di hati.
  6. Penyakit Neurologis: Kondisi tingginya kolesterol juga dapat menyebabkan penyakit neurologis seperti demensia dan Alzheimer.
  7. Penyakit Gout: Ketika banyak konsumsi makanan berkolesterol dan memicu asam urat, terjadilah peradangan sendi yang disebut gout. Gout menyebabkan nyeri sendi dan bengkak.

Penyebab maraknya kolesterol tinggi di kalangan anak muda

ilustrasi penyebab kolesterol
Sumber gambar

Kolesterol tinggi adalah masalah yang umum di kalangan anak muda. Penyebab utama kolesterol tinggi di kalangan anak muda adalah pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup yang pasif. Anak-anak muda cenderung untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak dan kaya akan protein, seperti daging, produk olahan, minuman beralkohol, dan makanan cepat saji. Makanan ini meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Gaya hidup yang pasif dan kurang sadar akan kesehatan di kalangan anak muda juga berkontribusi pada kadar kolesterol tinggi. Penurunan aktivitas fisik dapat menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh dan meningkatkan kadar kolesterol. Selain kedua hal tersebut, stres, kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol pun berpengaruh pada metabolisme dan tidak stabilnya nilai kolesterol dalam tubuh.

Cara mencegah lonjakan kolesterol sejak dini

Kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah kadar kolesterol tinggi:

  1. Makan makanan sehat dan bergizi. Konsumsi asupan yang kaya akan serat, kaya karbohidrat kompleks, dan makanan yang rendah lemak jenuh. Untuk mengurangi kadar kolesterol, pastikan untuk membatasi makanan yang tinggi lemak jenuh, seperti daging merah, telur, dan produk hewani lainnya.
  2. Kurangi asupan garam. Garam mengandung natrium, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Untuk mengurangi asupan natrium, hindari makanan olahan dan makanan instan.
  3. Gunakan minyak nabati. Hindari minyak jagung, minyak canola atau minyak kelapa untuk memasak. Minyak nabati seperti minyak zaitun, minyak bunga matahari, dan minyak biji rami jauh lebih baik untuk mengurangi kadar kolesterol.
  4. Kurangi alkohol. Alkohol bisa meningkatkan kadar kolesterol. Jika mengonsumsi alkohol, pastikan untuk tidak melebihi batasan yang ditetapkan.
  5. Berolahraga secara teratur. Olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dan menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat).
  6. Gunakan suplemen nutrisi. Vitamin E, omega-3, dan asam lemak tak jenuh ganda dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Namun, sebelum mengambil suplemen, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

BACA JUGA: Mengenal Prosedur Medical Check Up dan Manfaatnya

Itulah beberapa hal yang perlu kita pahami tentang cek kolesterol dan bagaimana memelihara kesehatan supaya terhindar dari gangguan dan penyakit berat. Siapapun, baik usia muda, dewasa hingga lansia, perlu menyadari pentingnya menjaga kadar kolesterol. Cara termudahnya adalah dengan asupan yang baik, olahraga dan istirahat teratur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *