Sebagian kita mungkin mengalami ciri-ciri asam lambung, tapi hanya mengira hal tersebut sebagai keluhan pencernaan biasa. Padahal bisa jadi simptom gangguan ini sudah mulai terbentuk pada tubuh.

Penyakit asam lambung merupakan salah satu kondisi yang umum terjadi pada usia remaja hingga orang dewasa. Sebagian besar terdampak dari gaya hidup yang kurang teratur, di antaranya adalah telat makan, tingginya stres, kurang memperhatikan komposisi asupan makanannya atau bahkan kurang tidur.

Hampir seluruh aspek kehidupan yang terlihat seperti rutinitas biasa, dapat menjadi pemicu masalah sistem pencernaan ini. Sayangnya, penyakit ini tidak seperti diare yang bisa segera sembuh dalam beberapa hari. Ada kalanya perlu waktu lebih lama, terutama bagi yang memang memiliki kecenderungan asam lambung tinggi atau GERD.

Kenali beberapa gejala asam lambung berikut ini, agar bisa mencegah kondisinya lebih serius.

Ciri-ciri asam lambung saat tidur

ilustrasi asam lambung
Sumber gambar

Ketika tiduran atau berbaring, salah satunya berbaring ke sebelah kanan, apakah merasakan adanya rasa menanjak dari perut atas? Hal tersebut merupakan salah satu bentuk kenaikan asam lambung. Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor yang khas. Dari makanan misalnya karena konsumsi makanan yang bersifat asam. Seperti susu, gorengan, minum kopi, makanan pedas atau porsi yang cukup banyak.

Sedangkan dari aspek lain, misalnya akibat sedang memikirkan sesuatu sehingga menjadikan pikiran berlarut-larut. Nyatanya kondisi tersebut tak hanya akan mengganggu pikiran, tapi juga pencernaan. Sebab berdampak pada saraf dan memicu gangguan pencernaan.

Sering bersendawa

Bersendawa memang terasa melegakan, tapi ada kalanya tubuh kita sedang mengalami permasalahan asam lambung yang tidak terlalu terdeteksi. Salah satunya ketika mulai banyak bersendawa. Khusus pada masalah gangguan pencernaan, sendawa biasanya bersama dengan rasa perut tidak nyaman seperti sebah, kembung dan juga suara tenggorokan serak.

Sendawa sendiri tidak selalu terjadi karena asam lambung. Misalnya setelah makan dan minum, ada sendawa adalah hal yang normal. Setelah mengonsumsi minuman berkarbonasi dan makanan yang mengandung pati seperti roti dan kentang juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Ciri-ciri asam lambung seperti bau mulut

ilustrasi bau mulut
Sumber gambar

Bagi mereka yang memiliki kecenderungan maag atau GERD, mungkin sekali mengalami bau mulut. Hal ini karena terjadi iritasi pada dinding kerongkongan ketika asam lambung naik. Memang tak banyak yang menyadari bahwa asam lambung yang naik sampai ke mulut ini bisa memberikan efek sedemikian jauh.

Selain bau, efek lainnya adalah membuat gigi geligi menjadi mudah rusak. Sebab asam lambung memudahkan perkembangan bakteri di rongga mulut. Dampaknya bisa membuat gigi berlubang atau keropos.

Nyeri ulu hati

Tanda yang paling jelas adalah saat kita mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, kemudian perut terasa perih atau panas. Asam lambung bisa bergerak dan bereaksi saat sedang mencerna makanan. Selain itu, ketika sedang stres atau dalam kondisi bertekanan tinggi, juga memicu kondisi perih pada area ulu hati ini. Biasanya pada mereka yang memang sudah memiliki maag atau gangguan lambung sebelumnya.

Bila sudah mengetahui pemicunya, sebaiknya menghindari faktor tersebut. Misalnya tidak konsumsi makanan atau minuman yang membuat nyeri, atau jangan sampai kehilangan kontrol atas stres yang sedang kita alami.

Heartburn atau rasa terbakar

Gangguan asam lambung berikutnya yang sering muncul dan akan sangat mengganggu adalah heartburn. Berupa rasa panas terbakar di kerongkongan. Hal ini karena ada kenaikan asam lambung. Perasaan ini juga bisa muncul akibat kita mengkonsumsi makanan terlalu banyak, atau berbaring setelah makan.

Heartburn ini akan sangat tidak nyaman, sebab juga menimbulkan rasa perih dan panas. Pada kondisi yang belum parah, mungkin kemunculannya hanya sesekali saja. Namun bila sudah kronis, biasanya bisa menimbulkan gangguan lainnya. Salah satunya adalah ritme detak jantung yang tidak teratur.

Mudah merasa lapar

ilustrasi lapar
Sumber gambar

Gejala yang satu ini mungkin kurang familiar. Namun sebenarnya asam lambung memang bisa melakukan pergerakan sesuai kondisi tubuh dan pikiran. Saat sedang bosan atau kondisi cemas yang tidak kita sadari, asam lambung bisa membuat perut seperti terasa lapar meski sudah makan. Selain itu, akan terdengar bunyi dari dalam perut.

Meski demikian hal ini tak berarti gangguannya serius. Bisa saja karena kondisi tubuh yang tidak stabil. Namun bila sudah bersama rasa melilit, mual dan bahkan muntah, kemungkinan asam lambung kita sedang naik.

Faktor pemicu munculnya ciri-ciri asam lambung

Ada faktor risiko dan juga faktor pemicu yang bisa menyebabkan kemunculan heartburn ini. Dengan mengetahui beberapa faktor berikut, semoga bisa membantu dalam mencegah terjadinya gejala atau perburukan kondisi bagi yang sudah memiliki gangguan asam lambung:

  • Orang yang obesitas atau kegemukan. Kelebihan berat badan dan kebiasaan makan yang kurang seimbang asupannya, bisa menyebabkan naiknya asam lambung.
  • Peminum kopi yang memiliki sensitivitas terhadap sifat asam dari minuman ini.
  • Orang dengan tekanan pikiran yang tinggi dan pengelolaan stres yang kurang terkendali.
  • Mereka yang gemar mengonsumsi makanan pedas hingga pedas ekstrem. Tak hanya makanan pedas, beberapa jenis makanan dengan sifat asam atau rasa yang tajam juga bisa memicu asam lambung.
  • Mereka yang jam tidurnya kurang. Hal ini selain memicu pola makan yang keliru, juga menyebabkan gangguan pikiran, stres dan akhirnya mengarah ke gangguan pencernaan.
  • Orang yang merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang berpotensi meningkatkan asam lambung.

BACA JUGA: 5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?

Kenaikan asam lambung pasti menjadi hal yang tidak nyaman dan tidak menyehatkan. Sebaiknya senantiasa menjaga asupan makanan, terutama buah, sayur dan air putih, agar pencernaan mendapatkan zat dan basa yang dibutuhkan sebagai penetralisir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *