Pubertas merupakan fase normal yang akan dialami siapa saja, dan ini menjadi pertanda utama perubahan dari fase anak-anak ke remaja. Anak-anak yang mengalami pubertas pasti mengalami pengalaman menariknya masing-masing yang mungkin saja sulit dilupakan, termasuk Anda sebagai orang dewasa yang telah melaluinya. Bisa jadi, pengalaman pubertas memberikan kenangan yang menentukan cara Anda menjalani kehidupan saat ini.

Secara ilmiah, pubertas adalah periode di mana anak laki-laki dan anak perempuan yang sedang mengalami pertumbuhan akan menghadapi perubahan fisik sebagai proses pematangan secara seksual. Meskipun pubertas melibatkan serangkaian transformasi biologis atau fisik, nyatanya proses ini juga dapat berdampak pada perkembangan psikososial dan emosional remaja.

ilustrasi pubertas pada laki-laki
Sumber gambar

Pubertas dimulai ketika bagian otak anak Anda, yang disebut dengan hipotalamus, mulai memproduksi hormon yang disebut gonadotropin-releasing hormone (GnRH). Hipotalamus mengirimkan hormon ini ke bagian lain dari otak yang disebut kelenjar pituitari untuk melepaskan dua hormon lagi yaitu luteinizing hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH). Kedua hormon tersebut akan menuju organ seksual (ovarium dan testis) dan memberi perintah pada tubuh untuk mulai melepaskan hormon estrogen dan testosteron pada remaja perempuan dan laki-laki. Hormon-hormon inilah yang menandai dimulainya pubertas.

Ciri-ciri pubertas pada remaja laki-laki

Pubertas pada anak laki-laki terjadi lebih lambat dibandingkan anak perempuan. Rata-rata pubertas pada anak laki-laki dimulai pada usia 11-14 tahun, atau umumnya 2 tahun setelah anak perempuan, meskipun memulai pubertas di usia 9 atau 10 tahun juga masih dianggap wajar. Beberapa remaja laki-laki mungkin mengalami perubahan lebih cepat daripada teman-teman sebayanya, dan beberapa perubahan fisik mungkin terjadi lebih beragam pada setiap anak.

Sejumlah perubahan fisik yang dialami remaja laki-laki mungkin akan membuatnya merasa malu dan tidak ingin membahasnya dengan orang dewasa, meski demikian Anda sebaiknya tidak mengabaikan jika mereka mempertanyakan perubahan yang terjadi pada tubuhnya.

Perubahan bentuk tubuh

pubertas pada laki-laki
Sumber gambar

Secara eksternal atau penampilan fisik, perubahan pada remaja laki-laki umumnya sangat mudah dilihat, terutama bertambahnya berat badan dan tinggi badan yang cukup drastis. Anda mungkin melihat perubahan pada beberapa bagian tubuh putra Anda seperti bahu akan melebar, dada lebih bidang dan otot tubuh yang akan berkembang lebih jelas.

Berkeringat dan bau badan

Ciri-ciri pubertas kedua yang bisa dilihat pada remaja laki-laki adalah lebih sering berkeringat. Dibanding sebelumnya, produksi keringat anak menjadi lebih banyak saat ia melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Mungkin sulit untuk membuatnya mencuci tangan atau mandi, tetapi sekarang dia perlu memperhatikan hal-hal ini jika tidak ingin mengalami bau badan. Ia sendiri mungkin akan menyadari perubahan tidak menyenangkan ini dan berusaha menutupi bau badan yang dialami.

Tumbuh rambut dan jerawat

Remaja laki-laki yang mengalami pubertas juga akan mengalami pertumbuhan rambut di area-area tertentu seperti rambut di wajah, ketiak, dan organ intim. Hormon testosteron yang dihasilkan tubuh bukan hanya akan memicu produksi keringat berlebih dan merangsang pertumbuhan rambut-rambut tubuh, tetapi juga menghasilkan lebih banyak minyak di kulit sehingga dia mungkin rentan mengalami masalah jerawat di wajah.

Pertumbuhan penis dan pestis

Tanda pertama pubertas sebenarnya dimulai dari pertumbuhan testis dan skrotum pada putra Anda, volumenya akan membesar lebih dari dua kali lipat. Perubahan ukuran pada penis, baik panjang maupun lebarnya, akan mengikuti seiring bertambah besarnya ukuran testis dan skrotum. Perubahan ini juga diikuti dengan tumbuhnya rambut kemaluan.

Mimpi basah

ilustrasi tidur
Sumber gambar

Salah satu ciri pubertas yang menandai anak laki-laki sudah berubah menjadi remaja laki-laki adalah munculnya pengalaman mimpi basah. Remaja laki-laki akan secara alami mengalami mimpi basah atau berejakulasi di malam hari saat tidur karena pengaruh hormon seksual yang sedang berkembang di dalam tubuhnya, dan pengalaman ini sangat normal.

Ereksi yang tidak disengaja adalah perubahan besar lain dari pubertas remaja laki-laki yang dapat terjadi kapan saja, tanpa alasan sama sekali. Sebagai orangtua atau pun orang dewasa di sekitar remaja laki-laki, penting untuk membiarkan mereka tahu bahwa perubahan selama pubertas ini sangat wajar dan akan hilang dengan sendirinya pada waktunya.

Perubahan suara

Perubahan suara juga akan dialami remaja laki-laki, terutama terdengar semakin berat dan besar. Pada saat pubertas, pita suara dan kotak suara (laring) juga mengalami pertambahan massa sehingga suaranya mungkin pecah dan semakin berat, tidak melengking lagi.

Perubahan suasana hati

Meski pubertas secara umum merupakan serangkaian proses perubahan fisik, namun perubahan secara emosional juga sangat kuat dirasakan bukan hanya pada remaja perempuan tapi juga remaja laki-laki. Karena perubahan fisik yang dirasakan, kemungkinan besar mereka akan menjadi lebih pemalu, menutup diri, kesal, sedih, bahkan marah. Bersabarlah dan pengertian menghadapi perubahan emosional anak selama mengalami pubertas.

Pertumbuhan payudara

Tidak seperti remaja perempuan yang mengalami perubahan besar pada pertumbuhan payudara, pada remaja laki-laki pertumbuhan payudara atau bagian dada hanya akan terlihat sedikit menggembung. Beberapa perkembangan payudara, atau secara ilmiah disebut ginekomastia, terjadi pada sekitar 50% dari semua remaja laki-laki, dan akan selesai di akhir masa pubertas.

BACA JUGA: 4 Efek Omicron Pada Alat Kelamin Pria, Salah Satunya Tentang Ereksi

Wajar rasanya jika remaja laki-laki menjadi kurang banyak bicara dan menarik diri dari Anda sebagai orang tua ataupun orang dewasa di sekitarnya. Hormati privasinya namun tetap jaga komunikasi tetap terbuka dengannya kapan pun ia ingin menceritakan tentang perubahan yang dia alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *