Covid varian baru semakin bikin khawatir. Terakhir, Omicron telah merenggut dua korban jiwa.

Kedua pasien tersebut sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit yang berbeda. Satu penderita merupakan pelaku perjalanan luar negeri yang sebelumnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Satu kasus lainnya berasal dari transmisi lokal dan meninggal di Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Indonesia, hingga Sabtu, 22 Januari 2022, telah terjadi 3.205 penambahan kasus baru Covid-19. Pada 627 kasus, pasien sembuh. Lima kasus lain berakhir dengan kabar duka.

Hal ini menunjukkan bahwa Covid-19 dan beragam jenisnya, termasuk varian baru, Omicron, menjadi momok yang wajib masyarakat Indonesia waspadai. Walau pun sebelumnya sempat dinyatakan “hanya” menimbulkan gejala yang lebih ringan, namun kenyataanya sudah ada pasien yang meninggal.

Benarkah baca ulasan Covid varian baru malah turunkan imunitas tubuh?

[sumber gambar]

Apa yang ada di benak Anda setelah mengetahui bahwa Covid varian baru, Omicron, ternyata bisa memberi dampak mematikan bagi penderita? Tentu saja akan muncul rasa khawatir. Siapa yang tidak panik ketika mengetahui suatu penyakit baru bisa menghadirkan kemungkinan terburuk bagi manusia?

Sebagian masyarakat mungkin berasumsi bahwa membaca berita-berita yang “bernada buruk” malah menurunkan kekebalan tubuh, sekaligus mengganggu kesehatan pembaca. Banyak ahli juga mengamini opini bahwa informasi negatif yang sifatnya terus menerus justru meningkatkan kadas stres.

Psikolog Annie Miller menyebutkan bahwa ketika orang merasa terancam dan cemas adalah berkurangnya nafsu makan, sulit tidur, rasa khawatir berlebihan, hingga sulit fokus pada setiap hal.

Informasi negatif juga bisa memengaruhi kinerja otak karena adanya respon perlawanan dari pusat tubuh tersebut. Sistem saraf juga akan membuat tubuh melepaskan hormon stres sehingga respon tekanan pikiran jadi lebih sering.

Bikin khawatir, namun update Covid varian baru itu penting

Di tengah kegalauan negeri ini akibat pandemi, sering kali muncul tanggapan bahwa media, baik online maupun offline senang bikin kegaduhan. Setiap berita tentang virus Corona, terutama Covid varian baru, dieksploitasi habis-habisan, hingga tetes berita terakhir.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa di era yang serba digital, informasi adalah vital. Tanpa berita, masyarakat bakal seperti berjalan dengan mata tertutup. Tidak mengetahui kondisi di kanan dan kiri yang justru bisa menuntun pada dampak yang lebih besar.

Ya, setiap berita penambahan kasus Covid-19 varian Omicron dan jumlah kematian per hari memang bisa bikin insecure pembaca, termasuk Anda. Namun harus jadi catatan pula bahwa dengan adanya informasi, manusia akan terbiasa untuk mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi.

Hal penting yang harus Anda lakukan ketika membaca sebuah berita tentang Covid varian baru adalah bisa mengasah kemampuan berpikir kritis. Tak hanya merasa khawatir dan terancam, cobalah untuk menggali pikiran tentang bagaimana seharusnya masyarakat menghadapi situasi pelik ini.

Bagi generasi milenial, ulasan Covid varian baru adalah tantangan

[sumber gambar]
Sudah menjadi kebiasaan bagi milenial masa kini bahwa setiap permasalahan adalah sebuah tantangan. Di era yang serba digital, informasi mengenai Covid varian baru adalah peluang sekaligus kunci untuk mendapatkan jalan keluar.

Anda yang melek teknologi informasi bisa mengolah data-data terbaru Covid-19 untuk menjadi solusi bersama. Misal, berbagi konten mendidik tentang bagaimana menghadapi varian Omicron. Untuk yang gemar bikin aplikasi bisa mencoba sebuah karya yang memudahkan masyarakat, khususnya penderita Covid-19 untuk meringankan beban sakit mereka.

Tahu lebih dini, tangkal risikonya seminimal mungkin

Informasi tentang Covid varian baru tentu saja berseliweran di sana-sini. Ratusan sumber berita atau media akan memberikan kabar terbaru. Beberapa di antaranya mungkin akan bikin tidak nyaman, misalnya tentang kematian dua pasien penderita Covid-19 varian Omicron seperti yang sudah tersebut di atas.

Namun dengan mengetahui lebih dini, masyarakat akan tahu bagaimana mengendalikan situasi. Contoh mudah, ketika ada kabar tentang seorang yang terjangkit Covid-19 di sekitar lingkungan Anda. Secara mudah, masyarakat akan mengantisipasi hal ini dengan melakukan berbagai cara untuk meminimalisir dampaknya.

Lebih mudah mengatasi ketika sumber Covid varian baru diketahui

[sumber gambar]

Presiden RI Joko Widodo sudah menjelaskan bahwa penderita Omicron bisa melakukan karantina mandiri, tentu saja bila kondisinya memungkinkan. Jadi, kabar tentang tetangga yang menjadi suspect Covid-19 varian Omicron akan menjadi motivasi bagi masyarakat sekitar untuk bergotong royong “mengunci” virus tersebut agar tidak menyebar secara luas.

Hal pertama yang bisa masyarakat lakukan adalah dengan lockdown secara mikro, di tingkat RT. Para pengurus lingkungan juga wajib bersiaga diri, menjaga sekaligus memantau kondisi penderita agar tidak terlambat menangani bila penyakitnya semakin parah. Bila perlu, lakukan tes PCR atau swab secara mandiri atau bersama-sama dalam satu lingkungan.

Bila membutuhkan bantuan untuk tes PCR mandiri atau warga lingkungan, PT GSI bisa menjadi “teman seperjuangan” mengalahkan Covid-19, terutama varian Omicron. PT GSI memiliki laboratorium tes PCR berstandar Biosafety Level (BSL) 2+, memudahkan Anda untuk mendapatkan tes PCR secara cepat dan tepat. Tarif layanan terjangkau dan sesuai dengan aturan pemerintah dan hasil pemeriksaan bisa Anda ketahui dalam waktu 12 sampai 24 jam setelah pengambilan sampel. 

Selain itu, PT GSI juga memberi kemudahan dengan layanan home service. Proses pengambilan sampel bisa Anda lakukan tanpa perlu meninggalkan rumah. Petugas akan datang untuk mengambil sampel dari tubuh dan memberitahukan hasilnya secara cepat dan akurat.

Segera kunjungi website gsilab.id untuk mengetahui beragam paket deteksi Covid-19, atau langsung kunjungi laboratorium GSI terdekat.

BACA JUGA: 8 Hal Penting Tentang Omicron yang Perlu Anda Ketahui

Jangan parno dengan beragam ulasan tentang Covid varian Baru. Langkah-langkah di atas menjadi contoh bahwa setiap informasi bisa menjadi berguna, asal diolah dengan baik dan benar. Dengan usaha yang tepat dan kerja sama berbagai pihak terkait, niscaya sebaran Covid-19, apa pun variannya, akan terminimalisasi dan tidak bikin masyarakat ngeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *