Meski merupakan penyakit yang umum, waspadai efek samping gusi bengkak. Kemungkinan penyebabnya bukan hanya peradangan pada jaringan gusi, namun ada masalah dengan gigi dan saraf bagian dalam.

Mulut kita memang bisa mengalami penyakit peradangan umum, seperti sariawan dan gusi bengkak. Meski tergolong umum, tak selalu merupakan kondisi yang ringan. Bila ada kaitannya dengan gigi atau kondisi infeksi, maka sebaiknya segera mendapat penanganan.

Sebab kita makan dan minum dari mulut. Bila terjadi permasalahan pada area tersebut, tentu akan tidak nyaman dan menimbulkan problem. Seperti sulit mengunyah, menelan, pencernaan juga bisa bermasalah akibat proses cerna di mulut tidak sempurna atau telat makan.

Sebelum satu kondisi kecil bisa berdampak ke mana-mana, mari kita kenali efek samping gusi bengkak di bawah ini.

Efek samping gusi bengkak

ilustrasi seorang wanita mengalami gusi bengkak
Sumber gambar

Gusi bisa mengalami bengkak akibat ada masalah pada rongga mulut atau defisiensi vitamin. Misalnya kekurangan vitamin C, sehingga mudah mengalami pendarahan atau peradangan (gusi berdarah atau bengkak).

Sedangkan masalah pada rongga mulut ini pemicunya sangat luas. Bisa terjadi karena adanya permasalahan pada gigi, gigi tumbuh, tidak cocok dengan produk pembersih rongga mulut atau terbentur. Umumnya benturan terjadi saat menyikat gigi. Akibatnya, kita tidak nyaman dalam mengunyah. Bahkan, kadang dalam kondisi diam pun rasa sakitnya bisa mengganggu aktivitas.

Gusi bengkak sendiri bisa menimbulkan efek samping bila tidak segera pulih dan tak mendapatkan penanganan yang tepat. Di antaranya adalah:

Susah mengunyah, makan dan tidur

Beberapa gangguan gusi bengkak bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bila kita butuh makan dan tidur. Selain sulit mencerna makanan dan istirahat, kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami stres dan rasa cemas. Bila sudah di tahap ini, jangan tunda berkonsultasi atau memeriksakan ke dokter.

Menyebabkan terjadinya infeksi

Gusi bengkak merupakan kondisi peradangan yang sebenarnya menunjukkan adanya infeksi. Infeksi ini bisa terjadi karena ada masalah dengan gusi maupun gigi kita. Gejala lain yang nampak biasanya adalah keluarnya nanah.

Muncul benjolan pada gusi

Umumnya kondisi ini terjadi pada permasalahan gusi bengkak yang serius atau berhubungan dengan masalah gigi. Seperti gigi bungsu yang mengalami kelainan dan lubang atau gigi geraham dewasa yang berlubang. Kondisi ini juga memerlukan perawatan sesegera mungkin.

Menimbulkan penyakit jantung

Penyakit gusi yang berhubungan dengan gigi hingga bengkak dan kita biarkan, sangat berpotensi menyebabkan terjadinya masalah serius pada jantung. Hal ini karena adanya partikel plak atau infeksi gigi dan gusi yang bisa masuk ke pembuluh darah dan menimbulkan gangguan pada jantung.

Ciri permasalahan gusi yang berbahaya

ilustrasi gusi bengkak
Sumber gambar

Gusi bengkak ada yang punya risiko bahaya bila tak tertangani, ada pula yang bisa kita pulihkan dengan cara sederhana seperti berkumur. Berikut ini adalah ciri permasalahan gusi bengkak yang perlu penanganan sesegera mungkin:

  • Gusi bengkak yang terjadi perubahan ukuran
  • Ada perubahan warna pada area gusi yang bermasalah, menjadi lebih gelap atau lebih pucat
  • Tampak kantung nanah atau benjolan
  • Terjadi pendarahan atau keluar nanah pada area gusi
  • Rasa sakit yang berkepanjangan, lebih dari 24 jam

Bukan hanya sakit gigi yang bisa menyiksa, sakit gusi pun bisa demikian. Oleh karena itu, apabila keluhan di atas muncul salah satu, beberapa atau bersamaan, segera buat janji dengan poli gigi terdekat.

Berapa lama bisa sembuh?

Normalnya, gusi bengkak bisa sembuh dalam 2-7 hari bila karena masalah ringan. Namun bila akibat dari kondisi lain yang lebih serius, bisa 3 hari atau bahkan mingguan dan bulanan. Terutama jika permasalahannya berkaitan dengan jaringan gigi.

Semakin cepat kita menghubungi dokter, akan semakin baik. Tak perlu takut berkonsultasi dengan ahlinya, sehingga masalah gusi bengkak bisa lekas membaik dan aktivitas rutin seperti makan, minum, istirahat dan bicara bisa kembali normal.

Pertolongan pertama efek samping gusi bengkak

ilustrasi kompres gusi
Sumber gambar

Gusi bengkak tidak selalu berbahaya. Ada beberapa pertolongan pertama untuk mengatasi gejala yang muncul. Bahkan, beberapa cara ini bisa kita lakukan meski pada kasus yang agak kronis, untuk menjaga kondisinya.

  • Berkumur dengan air garam hangat, maksimal 2-3 kali sehari. Kandungan air garam hangat bisa membantu meringankan nyeri dan melawan bakteri. Tidak lebih dari frekuensi yang dianjurkan, sebab bisa mengikis lapisan luar gigi.
  • Berkumur menggunakan obat kumur. Setidaknya 2-3 kali sehari dan maksimal 5 kali sehari. Obat kumur dapat membantu membersihkan rongga mulut, memberikan rasa segar dan meringankan rasa tidak nyaman akibat gusi bengkak.
  • Menyikat gigi, gosok secara perlahan khusus di area yang bermasalah. Jangan skip sikat gigi, terutama bila permasalahan gusi juga melibatkan gigi yang bermasalah. Namun, gosok dengan lembut dan pelan agar tidak menyebabkan sakit.
  • Kurangi konsumsi makanan manis. Sebab gula bersifat menahan atau menghambat penyembuhan.
  • Istirahat cukup dan kelola stres. Tak banyak yang menyadari bahwa kondisi gusi bengkak bisa terjadi karena adanya stres atau tubuh tidak fit.
  • Gunakan obat pereda nyeri yang mendapat izin dan rekomendasi dari dokter. Atau kompres area yang bengkak.
  • Bila gusi bengkak akibat masalah sariawan atau kekurangan vitamin, konsumsi makanan yang bergizi, tekstur halus dan mudah kita telan, hindari makanan pedas, asam atau memiliki suhu ekstrem (terlalu dingin atau panas). Kita juga bisa konsumsi obat herbal untuk meredakan panas dalam.

Gusi bengkak mungkin bukan hal yang serius bagi beberapa orang. Tapi biasanya perlu mendapat penanganan prima bila penyebabnya lebih kronis. Seperti ada masalah gigi, benjolan dan infeksi.

BACA JUGA: Penyebab Gusi Sakit dan Cara Menanganinya

Jangan takut ke dokter bila hal ini terjadi. Semakin cepat kita tangani, semakin baik dan mudah penanganan serta pemulihannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *