Ada beragam fungsi vitamin C, bukan hanya sebagai suplemen esensial yang menjaga imunitas tubuh. Melainkan menjadi komponen pembentuk sel darah merah, mencegah penyakit mata serta organ vital seperti jantung dan empedu.

Sebenarnya tubuh memerlukan semua elemen vitamin dan mineral, tapi memang vitamin C memiliki peran yang cukup banyak dan mudah kita temui di mana-mana. Meski begitu, tetap tidak berlebihan dalam mengonsumsinya, sebab bisa menimbulkan efek samping. Hal ini berlaku pula untuk vitamin yang lainnya.

Sebenarnya apa saja fungsi vitamin C? Bagaimana cara bijak mengonsumsinya dan apa efek samping bila kekurangan atau kelebihan? Yuk kita bahas bersama di bawah ini.

Fungsi vitamin C secara mendasar

ilustrasi vitamin c
Sumber gambar

Vitamin C merupakan salah satu unsur penting yang tubuh butuhkan dalam pembentukan sel darah merah dan putih, pembentukan kolagen, menjadi antioksidan dan fungsi umum untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dengan peran yang sedemikian banyak, ternyata sebenarnya kebutuhan vitamin C harian dalam kondisi tubuh normal, sebenarnya tidak sebanyak itu. Berikut ini asupan vitamin C harian yang kita butuhkan.

Orang dewasa berjenis kelamin pria membutuhkan cukup 90 mg saja per hari. Jumlah ini sama dengan 2 butir buah jeruk. Sedangkan wanita dewasa cukup 75 mg sehari. Untuk ibu hamil 85 mg sehari dan ibu menyusui bisa sampai 125 mg per harinya. Sedangkan anak-anak mulai dari 15 mg-25 mg sehari dan remaja 45 mg-75 mg seharinya.

Kelebihan atau kekurangan dosis vit. C apa akibatnya?

Tubuh kita memiliki mekanisme yang sangat canggih dan hal tersebut adalah anugerah untuk kita selama fungsi metabolik berjalan normal. Bila ada kelebihan zat seperti vitamin dalam tubuh, tubuh akan membuangnya melalui urine.

Namun, karena begitu banyaknya beban kerja sistem pencernaan dan organ, bila hal ini terjadi secara terus menerus dan berbarengan dengan gaya hidup yang kurang seimbang, dapat menyebabkan efek samping. Beberapa akibat bila kelebihan dosis vit. C adalah mengalami masalah pencernaan seperti mual, diare, gangguan lambung serta risiko adanya batu ginjal.

Sedangkan bila mengalami kekurangan asupan vitamin ini, dapat menyebabkan penurunan kondisi dan kekebalan tubuh. Seperti gusi mudah berdarah, rawan terserang flu, mengalami anemia dan sebagainya.

Nah, agar lebih memahami cara mengonsumsi vitamin C dengan bijaksana, berikut ini adalah beberapa fungsi untuk kesehatan secara umum anak hingga lansia dan manfaat bagi kecantikan perempuan.

Fungsi vitamin C untuk darah dan penyerapan zat besi

ilustrasi sel darah merah
Sumber gambar

Vitamin C perlu sebagai agen pembentuk sel darah merah dan putih. Selain itu, asam askorbatnya dapat membantu dalam hal penyerapan zat besi. Dengan memenuhi kebutuhan vit. C ini, dapat mencegah kita dari defisiensi zat besi dan anemia. Terutama pada mereka yang sering mengalami kekurangan darah atau wanita yang menstruasi.

Membantu mengurangi hipertensi

Hipertensi dapat terjadi karena pola makan dan gaya hidup yang tekanannya tinggi. Konsumsi vit. C, terutama dalam bentuk alami seperti buah dan sayuran, bisa membantu mengurangi efek hipertensi. Hal ini akan makin efektif bila kita juga melakukan diet rendah garam. Selain itu, kurangi begadang dengan memenuhi durasi kecukupan tidur dan melakukan olahraga secara teratur meski dengan intensitas ringan, seperti berjalan kaki.

Sebagai antioksidan

Apakah sebenarnya antioksidan? Merupakan kandungan yang dapat menangkal radikal bebas seperti polusi, zat-zat bersifat merusak dari makanan dan sejenisnya. Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh, bahkan munculnya penyakit kronis seperti kanker. Oleh karena itu, kita membutuhkan vitamin C beserta beragam vitamin lain seperti vit. E yang dapat menangkalnya.

Fungsi vitamin C untuk perawatan kulit

ilustrasi vitamin c untuk kulit
Sumber gambar

Vit. C merupakan kandungan yang dapat bermanfaat untuk bagian dalam dan luar tubuh. DI antaranya adalah menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit, karena vitamin C merupakan salah satu agen pembentuk kolagen. Di sisi lain, vitamin C dapat menstimulasi rona alami wajah karena membentuk dan melancarkan peredaran darah. Serta membantu mencerahkan kulit.

Meski demikian, sebaiknya jangan terobsesi untuk cantik hanya dengan vitamin C saja. Atau berpikir bahwa vitamin ini bisa memutihkan wajah dan membuatnya awet muda. Sebab perawatan kulit dan kecantikan membutuhkan proses dan waktu serta ketelatenan. Lebih baik bila tetap melakukan prosedur perawatan sesuai kondisi kulit dan mengimbangi dengan pola hidup sehat agar hasilnya maksimal secara bertahap.

Membantu menurunkan kolesterol

Selain hipertensi, kita juga bisa terhindar dari bahaya kolesterol. Sebab vitamin C ini memiliki kemampuan untuk menstabilkan LDL dan trigliserida dalam darah. Dengan fungsi ini, vit. C juga bisa membantu mencegah dari penyakit jantung. Namun begitu bukan berarti kita gas terus dalam konsumsi makanan berlemak dan kolesterol, karena vit. C ini bukanlah obat.

Solusi terbaik tetaplah membatasi asupan makanan yang berlemak dan kolesterol tinggi. Lebih baik mengimbangi dengan buah dan sayuran, supaya ada asupan serat, vitamin dan mineral yang masuk sehingga kebutuhan tubuh terpenuhi. Jangan lupa olahraga teratur untuk mengaktifkan metabolisme tubuh.

Mencegah katarak

Konsumsi vitamin C membantu melawan kondisi pembentuk katarak dan degenerasi makula pada mata. Bila selama ini kita mengetahui bahwa vitamin A baik untuk mata, ternyata ada elemen pelengkapnya, yaitu vit. C. Fungsi ini sangat penting bagi generasi dan gaya hidup di jaman sekarang yang seringkali terpapar cahaya dari gadget.

BACA JUGA: 6 Manfaat Vitamin C, Ini yang Terjadi Kalau Berlebihan

Itulah beberapa fungsi dari vitamin C yang perlu kita ketahui. Dengan peran yang sedemikian besar, tak harus mengonsumsi vitamin C dosis tinggi. Kita bisa tetap mendapatkan vitamin dari buah dan sayur alami yang ada di sekitar dan menu sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *