Tak banyak orang menyadari fungsi vitamin K untuk keberlangsungan hidup mereka. Padahal meski sering tidak nampak dalam kandungan multivitamin yang tersedia di apotik, kita sering mengonsumsi dan membutuhkannya.

Vitamin K merupakan unsur yang esensial untuk pemulihan luka (khususnya dalam pembekuan luka), mencegah permasalahan pada tulang dan menangkal risiko kanker. Tanpa adanya unsur vitamin ini, tubuh akan mengalami ketidakmampuan dalam membekukan pendarahan internal dan eksternal. Jenis zat gizi ini banyak kita temukan pada sayuran hijau, daging, telur dan ada juga pada buah-buahan.

Nah, setelah membaca ulasan di atas, kini ada makin banyak alasan untuk mengonsumsi makanan dengan seimbang, khususnya sayur sayuran.

Fungsi vitamin K untuk pembekuan luka

ilustrasi luka
Sumber gambar

Sistem tubuh kita secara alamiah memang sudah canggih, yakni memiliki kemampuan untuk membekukan luka sehingga mencegah pendarahan. Hal ini bisa terjadi apabila tubuh kita cukup mendapat masukan vitamin K. Hal ini karena zat gizi tersebut menghasilkan protein bernama protrombin yang tugasnya membekukan luka.

Tak hanya akibat kekurangan vitamin C, namun kurangnya vitamin K dan produksi protrombin dapat menyebabkan tubuh kita mudah memar meski akibat cedera dengan kategori ringan. Pendarahan bisa terjadi di dalam dan bagian luar tubuh. Namun dengan fungsi ini, membuat luka bagian dalam bisa pulih dengan baik.

Bagus untuk memelihara dan mencegah masalah pada tulang

Tugas lain vitamin K untuk membentuk protein adalah membuat osteokalsin. Merupakan zat protein yang bisa menjaga kepadatan tulang sehingga kita bisa terhindar dari risiko pengeroposan dan patah tulang.

Osteokalsin akan berikatan dengan mineral dan ion kalsium lain, sehingga membentuk kekuatan dan kekokohan di dalam tulang. Ketika unsur ini ada yang tidak didapat oleh tubuh dengan baik, maka proses pembentukan kepadatan tulang ini pun menjadi tidak maksimal.

Fungsi vitamin K mencegah arterosklerosis

Selain menjaga kemampuan tubuh untuk menghentikan pendarahan, vitamin K juga menjaga kalsium agar tetap berada di dalam tulang. Terutama jenis vitamin K2 yang berfungsi mencegah penumpukan kalsium di dalam darah. Sebab bila hal ini terjadi, dapat menyebabkan arterosklerosis

Yakni kondisi di mana terjadi penebalan dan pengerasan pada pembuluh darah, akibat adanya kalsium yang mengendap atau menyumbat. Oleh karena itu, asupan vitamin K dapat membawa kalsium ini dari darah ke tulang dan mencegah penyumbatan tersebut.

Mencegah penyakit jantung

ilustrasi kesehatan jantung
Sumber gambar

Sebenarnya fungsi ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Selain mencegah endapan kalsium di pembuluh darah, vitamin K juga mencegah mineral lainnya untuk berlama-lama di pembuluh darah. Hasilnya? Hal ini bisa mencegah seseorang terkena penyakit jantung atau gangguan pembuluh darah lainnya seperti stroke.

Penyakit jantung dan stroke bukan hanya bisa terjadi karena keturunan, melainkan juga karena faktor gaya hidup tidak seimbang. Karena itu, sangat perlu menyeimbangkan asupan nutrisi dari makanan sehat yang bervariasi.

Meningkatkan fungsi kognitif

Sebuah penelitian menunjukkan adanya fungsi kognitif yang lebih baik pada lansia yang dalam darahnya mengandung vitamin K dalam jumlah baik. Hal ini menyebabkan daya ingat, kemampuan berpikir dan koordinasi otak dengan tubuh mereka bekerja dengan lebih baik meski di usia lanjut.

Penelitian ini kemudian memberikan harapan bahwa vitamin K bisa menunjang kesehatan saraf dan otak. Sehingga meningkatkan perkembangan kognitif, mengingat, berkonsentrasi dan sebagainya.

Manfaat ini bukan hanya baik bagi lansia, namun justru semakin baik bagi anak-anak, anak muda dan orang dewasa di usia produktif. Terutama di jaman yang tinggi paparan digital dan stres ini.

Mencegah risiko kanker

ilustrasi simbol kanker
Sumber gambar

Vitamin K dapat mencegah beberapa risiko kanker. di antaranya adalah kanker prostat dan paru-paru. Karena kebanyakan sumber makanan yang mengandung vitamin K ada pada sayuran hijau, hal ini membantu kita untuk lebih meminimalisir risiko terkena kanker. Sebab sayuran mengandung serat yang bermanfaat bagi pencernaan. Selain itu, memberikan manfaat anti radikal bebas yang sering menjadi penyebab utama kanker.

Sumber makanan yang mengandung vitamin K

Untuk mendapatkan asupan vitamin K tidaklah sulit. Kita bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti buah, sayur dan protein hewani.

Buah di antaranya adalah buah alpukat, delima atau anggur. Selain vitamin K, buah-buahan ini juga memiliki kandungan vitamin C yang baik untuk tubuh. Sedangkan protein hewani yang mengandung vit. K di antaranya adalah daging merah dan telur.

Konsumsi daging secukupnya saja, sebab jenis protein ini juga membutuhkan waktu lama untuk bisa dicerna oleh perut. Untuk mengimbangi, konsumsi sejumlah sayur-sayuran seperti, brokoli, kale, sayuran dengan daun hijau dan bangsa kacang-kacangan seperti kacang hijau.

BACA JUGA: Ini Fungsi Vitamin C bagi Kesehatan dan Kecantikan

Kita tak perlu mengistimewakan satu jenis vitamin. Nikmatilah makanan asli dari bahan alami yang alam sediakan dan variasikan. Sebab, dengan demikian kita membantu tubuh mendapatkan asupan vitamin K dan vitamin serta mineral lainnya secara harmonis dan seimbang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *