Long Covid merupakan gejala sisa pasien Covid-19 yang dikira dapat menular. Covid 19 sendiri tergolong kedalam virus baru. Oleh karena itu, masih banyak penelitian terkait dengan kondisi gejala, saat mengidap, hingga pasca sembuh. Banyak yang mengira pasien dengan kondisi ini bisa menular pada sekitarnya.

Beberapa waktu lalu, sempat kita ulas bagaimana kondisi pasien corona yang sebenarnya sudah tidak menularkan di sini. Namun memang ada beberapa kasus di mana mantan penyintas Covid-19 tidak sepenuhnya langsung pulih, bahkan mengalami Long Covid.

Nah, kali ini kita akan mencoba mengenali penyebab dan serba-serbi bagaimana Long Covid bisa terjadi. Serta bagaimana harus menangani atau menyikapinya.

Penyebab Long Covid

long covid

Biasanya, pasien yang mengalami kondisi ini adalah mereka yang mengalami lebih dari 5 gejala, memiliki obesitas, mengalami gejala awal berat, sesak nafas dan bisa juga pada usia lanjut. Seperti kita ketahui, Covid-19 merupakan virus yang mampu mengimitasi beragam penyakit yang nampak biasa, seperti demam, radang tenggorokan, batuk, sesak nafas, mual dan sebagainya. Jika saat positif mengalami komponen di atas, ada peluang terjadinya Long Covid.

Gejala yang sering terjadi

Umumnya yang paling sering terjadi adalah rasa mudah lelah. Hal ini tidak saja pada pasien lansia, tapi juga bisa pada mereka yang usianya jauh lebih muda. Rasa mudah lelah ini terjadi saat melakukan aktivitas seperti olahraga atau melibatkan gerakan fisik yang intens.

Berikutnya adalah gangguan berpikir, di mana pasien mudah lupa atau sulit berkonsentrasi. Sementara itu, sisanya memang mirip dengan kondisi di kala masih sakit. Seperti batuk, anosmia, hingga sesak nafas.

Berapa lama Long Covid bertahan?

long covid

Melansir dari beberapa sumber dan ahli medis, Long Covid bisa berlangsung setidaknya sampai 7 bulan. Meski sebagian besar bisa sembuh, namun pemulihan bila sampai mengalami kondisi ini akan memakan waktu. Saran penyembuhan adalah dengan mengikuti arahan dokter dan tim medis. Boleh juga menggunakan suplemen atau vitamin dan penunjang lainnya, dengan pengawasan para ahli.

Beberapa mantan penyintas menyampaikan kondisi yang dirasakan akan terasa membingungkan, sebab seperti masih sakit atau kondisi badannya tidak lagi seperti dulu. Yang pasti, pasien diminta untuk tetap sabar dan telaten dalam menjalani masa pemulihan.

BACA JUGA: Sering bikin Salah Paham, Ini Kenapa Jenazah Pasien Sering Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Untuk orang yang berada di sekitar pasien dengan kondisi Long Covid, perlu mengetahui bahwa pasien tersebut sudah tidak dalam kondisi menulari orang lain. Namun karena kondisinya belum prima dengan optimal, ada kemungkinan sebaiknya melakukan pemulihan di rumah. Untuk memastikan dan menghindari tertular dari pasien terinfeksi sebaiknya melakukan tes swab, tes rapid atau tes serologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *