Vitamin D merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Bahkan, ada anjuran mengonsumsi dalam dodsis tinggi bagi penyintas Covid-19.

Hal ini membuat banyak orang berbondong-bondong membeli suplemen dalam dosis besar tersebut. Namun, dokter mewanti-wanti bahwa hal tersebut dapat berisiko pada ginjal.

Sebagai salah satu vitamin penting pada tubuh, vitamin D juga dapat dipercaya meningkatkan system kekebalan, menjaga kesehatan pencernaan, sistem saraf, dan peredaran darah pada tubuh. Selain itu vitamin D juga membantu penyerapan kalsium yang berperan penting menjaga kesehatan tulang.

ilustrasi vitamin D untuk menjaga kekebalan tubuh [sumber gambar]
Tidak perlu panic buying, karena vitamin ini banyak kita jumpai pada berbagai makanan alami yang ada di rumah.Sebenarnya vitamin D bisa kita dapatkan secara cuma-cuma dengan cara berjemur di bawah sinar matahari dalam durasi tertentu.

Kuning Telur

Telur merupakan makanan yang sering kali kita temui setiap hari Kuning telur memang dianggap tidak sehat karena meningkatkan kadar kolesterol. Akan tetapi, di dalam kuning telur terdapat mineral penting, termasuk vitamin D, seng, dan selenium. Semua vitamin kandungan tersebut berperan penting dalam menjaga kekebalan tubuh dari berbagai macam penyakit.

Satu butir kuning telur mengandung vitamin D RDI sekitar 10 persen. Kuning telur selain memiliki harga yang murah akan sangat mudah menemukannya dalam berbagai olahan makanan.

kuning telur kaya akan vitamin D [sumber gambar]
Perlu diperhatikan pula bahwa kandungan ini bisa berbeda tergantung peternakan ayamnya. Beberapa penelitian terhadap ayam yang dipelihara di padang rumput berkualitas atau dibesarkan secara lepas dapat menghasilkan kadar Vitamin D dua kali lipat dari biasanya.

Faktor pakan dan stress pada ayam juga akan mempengaruhi kualitas telur yang dihasilkan. Jika ayam peternskan diberi makan biji-bijian yang diperkaya vitamin D juga dapat menghasilkan telur yang mengandung 100 persen dari asupan harian yang dibutuhkan tubuh.

Jamur

jamur konsumsi [sumber gambar]
Jenis tumbuhan jamur ada beragam macam dan jenis pilihan. Namun jamur yang mengandung vitamin D adalah jenis jamur yang biasa dijual di pasaran sebagai produk olahan konsumsi.

Pengolahan jamur biasanya menjadi berbagai macam makanan seperti sayuran atau sebagai alternatif pengganti daging bagi anda seorang vegetarian. Uniknya, jamur menghasilkan vitamin D2, sedangkan pada protein hewani jenis yang dihasilkan adalah vitamin D3.

Meski vitamin D2 tidak meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh secara signifikan, seperti vitamin D3. Jenis vitamin D3 pada jamur baik dalam menjaga daya tahan tubuh dari berbagai penyakit

Ikan Salmon

makanan olahan salmon [sumber gambar]
Salmon adalah jenis ikan favorit bagi banyak orang, selain rasanya yang lezat kandungan vitamin D dalam salmon juga tergolong tinggi. Umumnya salmon menjadi produk olahan sushi. Namun tidak jarang pula salmon diolah menjadi berbagai makanan yang nikmat.

Pada 100 gram ikan salmon terkandung 516 IU vitamin D, yang baik dalam menjaga kekebalan tubuh. Selain vitamin D, salmon juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk pertumbuhan dan menjaga kesehatan jantung. Jenis ikan lain yang mengandung vitamin D seperti ikan sarden atau tuna.

Tahu dan Tempe

tahu dan tempe sebagai alternatif asupan vitamin D [sumber gambar]
Jika ingin memilih bahan yang murah, dan sangat mudah dijumpai, tahu dan tempe merupakan makanan yang juga mengandung vitamin D. Setiap mengonsumsi 100 gram tempe mengandung 26 persen asupan vitamin D yang kita butuhkan.

Tanpa kita sadari, ternyata banyak sekali alternatif vitamin D yang baik bagi tubuh selama masa pandemi. Selain konsumsi makanan bergizi kita juga terus mengingat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Tetap melaksanakan 5M dan mensukseskan program vaksinasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *