Banyak yang mengenal kelor sebagai bahan makanan, di samping itu juga menjadi produk herbal untuk kesehatan. Sebenarnya belum benar-benar ada uji klinis yang membuktikannya, namun cukup banyak yang menyukai bahan ini sebagai penunjang nutrisi dan penyembuhan.

Tumbuhan dengan bunga yang sangat wangi ini terkadang dikenal sebagai tumbuhan pelengkap ritual berbau mistis. Kepercayaan ini jadi menutupi manfaat daun kelor yang sebenarnya. Sementara itu, WHO pernah menyebut tumbuhan ini sebagai pohon ajaib, karena memiliki sejuta khasiat.

Menurut sebuah penelitian di India dari National Institute of Nutrition, cara terbaik untuk mengoptimalkan kandungan daun kelor adalah dengan mengeringkan dan diekstrak menjadi bubuk. Berikut beberapa rangkuman berbagai khasiat atau manfaat dari tanaman satu ini untuk kesehatan tubuh kita.

Kontrol gula darah

Doctor checking blood sugar level with glucometer. Treatment of diabetes concept.

Daun kelor dipercaya dapat menyeimbangkan kadar gula darah dalam tubuh. Inilah yang membuat tanaman satu ini dapat mengurangi komplikasi terkait penyakit diabetes. Menurut hasil uji klinis pada tahun 2016 silam, daun kelor dapat meningkatkan insulin pada tubuh sehingga dapat membantu mencegah diabetes.

Dalam 4 gram daun kelor ditemukan terbukti meningkatkan produksi insulin dan menurunkan kadar gula darah. Daun kelor membuat lonjakan gulkosa setelah mengkonsumsinya menjadi lebih stabil hingga 40mg/dL. Selain itu dapat juga mempersingkat waktu tertinggi lonjakan gula darah sekitar 20 menit. Selain daun kelor dalam penelitian oleh Journal of Diabetes, buah kelor juga terbukti ampuh membantu mengatasi diabetes.

Cegah jantung dan kolesterol

jantung

Masalah jantung dan kolesterol umumnya disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Dengan mengonsumsi daun kelor dipercaya mampu membantu meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol. Selain itu biji dari tanaman ini sejak dulu telah dimanfaatkan untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kinerja jantung.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada seekor tikus pada 2019, menemukan bahwa biji kelor dapat mencegah gangguan jantung dan pembuluh darah akibat usia. Meski penelitian ini dilakukan pada hewan, daun kelor juga berpotensi memberi manfaat terhadap manusia. Beberapa di antaranya seperti mengurangi peradangan terkait stres oksidatif dan relaksasi arteri yang memperlancar peredaran darah. Dengan mengonsumsi daun kelor juga dapat mencegah perkembangan gejala seperti, penyakit jantung dan penyakit kardiovaskular lain.

Mengurangi peradangan

Daun kelor, dan polong bijinya terkandung senyawa anti-peradangan utama. Walaupun penelitian ini masih dilakukan pada subjek hewan dan tabung reaksi, efektivitas anti peradangan pada manusia memerlukan penelitian lebih lanjut.

Peradangan merupakan respon alami pada tubuh akibat infeksi ataupun cedera. Kondisi ini dapat menimbulkan masalah serius jika berlangsung dalam jangka panjang. Peradangan kronis bahkan dapat menyebabkan masalah seperti penyakit jantung hingga kanker.

Melindungi keracunan oleh arsenik

Arsenik memiliki kontaminasi yang dapat ditemukan pada beberapa makanan seperti, air, beras, biji apel, dan berbagai makanan lain. Saat terdapat arsenik dalam jumlah banyak tentu saja akan menimbulkan berbagai masalah. Berdasarkan sebuah penelitian pada hewan, daun dan biji kelor dapat melindungi tubuh dari keracunan arsenik. Meski begitu membutuhkan penelitian lebih lanjut terhadap keracunan pada manusia.

Masalah kesuburan pria

Daun kelor sejak lama telah digunakan sebagai obat disfungsi ereksi dalam pengobatan tradisional. Ini dikarenakan daun kelor dapat berperan sebagai afrodisiak atau pembangkit gairah pada pria. Meskipun begitu penelitian ini belum terbukti pada manusia. Penelitian tersebut hanya dilakukan pada subjek tikus dan menunjukkan peningkatan fungsi seksual pada pejantan dengan meningkatkan kadar testosterone.

Menyehatkan mata

[sumber gambar]
secara umum orang akan mengonsumsi wortel, tomat, semangka, dan papaya untuk kesehatan mata. Belum banyak diketahui, ternyata daun kelor pun dapat melakukannya. daun kelor kaya akan kandungan vitamin A dan antioksidan yang bagus untuk meningkatkan kesehatan mata kita. Selain itu daun kelor dapat mencegah disfungsi retina mata, penebalan kapiler, dan penebalan pembuluh darah retina.

Mencegah penuaan

Kandungan antioksidan pada daun kelor ternyata juga mampu mencegah penuaan. menurut penelitian yang dilakukan oleh LiveScience, zat tersebut mampu melindungi tubuh kita dari beragam radikal bebas, salah satu penyebab penuaan. Ditambah lagi, tumbuhan ini berperan dalam penyeimbang hormone dalam tubuh kita.

BACA JUGA: Black Garlic, Makanan Eksotis yang Diklaim Punya Manfaat Kesehatan

Meski memiliki khasiat yang luar biasa, daun kelor harus dikonsumsi secara bijak. Konsumsi secara berlebihan justru akan berpengaruh bagi tekanan darah, serta meningkatkan asam lambung. Batasi konsumsi satu kantong teh celup atau sekitar 6 gram serbuk daun kelor kering per hari. Untuk konsumsi daun kelor segar, cukup sekitar 30 gram per hari.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *