Pelaksanaan vaksinasi hingga hari ini masih belum berhenti. Kendati masih ada daerah yang warganya sering kehabisan kuota, tapi pemerintah tidak berhenti menyediakan pasokan demi mengendalikan lonjakan kasus yang tak terkendali.

Memang, masih ada yang ragu-ragu untuk vaksin. Entah itu karena antriannya, keyakinan akan vaksinnya atau cemas dengan KIPI (Kejadian ikutan pasca imunisasi). Banyak yang menduga lonjakan kasus terjadi karena kinerja vaksin tersebut.

Hal ini tentunya keliru. Sebab, vaksin pada dasarnya tidak akan menimbulkan penyakit baru. Sedangkan, pada beberapa orang memang vaksin bisa menimbulkan reaksi tertentu. Seperti lemas, lapar, mengantuk dan demam.

Nah, ada beberapa saran dari dokter untuk mencegah munculnya kondisi-kondisi ringan ini.

Positive thinking dan feeling

Karena kejadian pandemi ini luar biasa, tentunya membuat banyak pikiran dan kecemasan berkecamuk. Pertama, bangun pikiran dan perasaan positif. Kemudian, cari informasi mengenai manfaat vaksin dan hal-hal yang kita cemaskan. Data mengenai KIPI yang sangat fatal, sejauh ini belum benar-benar ada yang terbukti karena efek vaksin. Jika sudah tahu faktanya, tinggal menyiapkan fisik, pikiran dan mood agar lebih rileks.

Screening kondisi tubuh mandiri

Jika kita ingin lebih yakin, bisa melakukan pengecekan medis, seperti cek kolesterol, gula darah dan lainnya melalui lab atau RS terdekat. Konsultasikan dulu dengan dokter, untuk mendapat arahan yang tepat mengenai kondisi bawaan tubuh bila memang ada (atau kita curigai ada). Sehingga bisa mencegah kekeliruan penanganan oleh tim yang memberikan vaksin.

Tidur cukup, hindari begadang

Malam hari sebelum dan sesudah vaksin, hindari tidur terlambat atau kurang dari waktu yang disarankan. Sebaiknya 6-8 jam agar tubuh berkesempatan maksimal untuk membangun imunitas yang baik.

Sarapan

Beberapa lokasi vaksinasi bahkan memulangkan mereka yang belum sarapan. Konsumsi makan pagi dengan porsi cukup dan hindari kopi. Hal ini bisa mengurangi bias saat screening kondisi di lokasi, seperti angka tensi atau tekanan darah. Selain itu berada di luar rumah membutuhkan keawasan dan konsentrasi yang kuat, apalagi beberapa lokasi berpotensi untuk ketemu dengan banyak orang. Jangan diskip ya makan paginya.

Vaksin adalah salah satu bentuk usaha kita memerangi pandemi ini. Selain itu, bisa menurunkan risiko tingkat keparahan apabila terpapar. Yok bisa yok, sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *