Nama varian baru virus corona sudah diberikan oleh WHO. Pemberian nama baru ini tidak menggantikan nama ilmiah yang sudah ada.

Penggunaan alfabet Yunani oleh WHO berdasarkan dua kategori varian virus corona, yakni variants of concern (VOC) dan variants of interest (VOI).

Untuk VOC ada empat varian dengan nama barunya yaitu:

– B.1.1.7 asal Inggris sebagai Alpha

– B.1.351 asal Afrika Selatan sebagai Beta

– P.1 asal Brasil sebagai Gamma

– B.1.617.2 asal India sebagai Delta

Terdapat enam varian SARS-CoV-2 dalam variant of interest (VOI) karena teridentifikasi menjadi penyebab transmisi dalam beberapa komunitas/beberapa kasus/klaster Covid 19, atau terdeteksi pada banyak negara.

Keenam varian ini adalah:

– B.1.427/B.1.429 asal Amerika Serikat (AS) sebagai Epsilon

– P.2 asal Brasil sebagai Zeta

– B.1.525 ada pada beberapa negara sebagai Eta

– P.3 asal Filipina disebut sebagai Theta

– B.1.526 asal Amerika Serikat sebagai Iota

– B.1.617.1 asal India sebagai Kappa.

Sepak Terjang Nama Varian Baru Virus Corona

Wabah yang terjadi pada berbagai bagian Asia saat ini mungkin penyebabnya adalah ragam varian baru tersebut

Negara Vietnam, misalnya, terdapat persilangan antara Alfa dan Delta. Sedangkan varian Alfa tengah mendominasi Sri Lanka dan Kamboja.

Varian Delta telah menyebar luas pada India dan Nepal. Institut Virologi Nasional India telah mengindentifikasi 8 jenis mutasi dari varian ini dengan metode whole genome sequencing. Dua diantaranya telah berkaitan dengan tingkat penularan yang lebih tinggi dan salah satunya, sama seperti varian Gamma, yang memungkinkan patogen untuk menghindari sistem kekebalan manusia.

Varian Beta telah menjadi dalang peningkatan pesat kasus positif pada negara Bangladesh dan telah terdeteksi di 115 negara. Sedangkan varian Gama sudah menyebar ke 64 negara.

Untuk varian Delta sudah terdeteksi pada 74 negara. Garis keturunan corona lain yang belum terdeteksi sudah ada pada 12 negara lainnya.

Indonesia sendiri, varian jenis B. 1617 ada 1 kasus di Kepulauan Riau, dan DKI Jakarta. Varian B.117 ada 2 kasus di Sumatera Utara, Sumatera Selatan 1 kasus, Banten 1 kasus, Jawa Barat 5 kasus, Jawa Timur 1 kasus, Bali 1 kasus, Kalimantan Timur 1 kasus. Sementara untuk varian B. 1351 ada di Bali 1 kasus.

Nama Varian Baru Virus Corona

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, tak menutup kemungkinan penyebaran cepat varian virus ini secara global. Bisa saja varian baru ini dapat beradaptasi dengan penderitanya, sehingga antibodi dari vaksinasi atau infeksi, tidak lagi dapat melindungi tubuh pada titik tertentu nantinya. Yah mungkin saja virus ini bisa lolos dari sistem imun tubuh.

Tetap Lindungi Diri dengan 5M

Entah kapan berakhirnya pandemi ini. Itu sebabnya jangan mengabaikan pentingnya untuk selalu disiplin menerapkan 5M memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Bila Anda merasakan gejala-gejala yang mengarah ke Covid 19 atau pernah kontak dengan penderitanya, sebaiknya segera lakukan tes swab PCR. Kini tes swab PCR sudah dapat dilakukan dengan drive-thru, ride-thru bahkan walk-thru di GSI Lab yang lokasinya strategis, hanya berjarak 100 meter dari dari stasiun MRT Fatmawati.

Selain itu, harga tes swab PCR same day di GSI Lab sangat terjangkau, yaitu Rp699.000.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *