Beberapa kasus pemeriksaan ginjal menunjukkan kondisi yang sudah cukup serius atau stadium yang tinggi. Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan masalah organ ini adalah mengonsumsi alkohol secara berlebihan, merokok, mengonsumsi obat-obatan tertentu, dan mengonsumsi makanan berlemak dan berprotein tinggi.

Selain itu, faktor risiko lain yang dapat menyebabkan masalah ginjal adalah tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, dan keturunan. Namun memang yang paling sering menyebabkan kondisi ini adalah kebiasaan kita sendiri.

Kerusakan ginjal dapat menyebabkan lonjakan kadar darah, infeksi saluran kemih, tekanan darah tinggi, dan lainnya. Dan apabila kondisi ini terjadi, maka perawatannya akan cukup memakan energi, waktu dan biaya. Berikut ini adalah edukasi mengenai ginjal, kebiasaan yang bisa merusaknya, serta metode pemeriksaan ginjal untuk kebutuhan medical check up maupun untuk kondisi dengan gangguan kesehatan.

Apa itu pemeriksaan ginjal?

ilustrasi pemeriksaan ginjal
Sumber gambar

Pemeriksaan ginjal adalah prosedur medis penting yang melibatkan pemeriksaan fisik, tes darah, dan tes urin untuk menilai kesehatan dan fungsi ginjal. Umumnya kita bisa juga mendapatkan pelayanan ini saat melakukan general check up atau MCU.

Prosedur ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi seberapa jauh fungsi ginjal dalam kondisi normal, atau saat terkena berbagai masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi organ tersebut. Ini terutama penting bagi orang yang berisiko untuk mengembangkan kondisi kronis seperti gagal ginjal, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Pemeriksaan ginjal bisa kita lakukan dalam satu rangkaian medical check up atau ketika mendapat rekomendasi dari dokter untuk melakukannya.

Prosedur pemeriksaan

Pemeriksaan awal meliputi pemeriksaan fisik dan tes darah. Pada pemeriksaan fisik, dokter akan menilai kesehatan umum pasien dan melakukan palpasi untuk melihat adanya pembesaran atau masalah pada ginjal. Tes darah termasuk tes kreatinin, elektrolit, dan tes lainnya yang bertujuan untuk mengukur fungsi ginjal.

Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan USG untuk melihat struktur dan kondisi ginjal. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan di bawah ultrasound, CT scan, atau MRI untuk melihat adanya masalah seperti cyst, batu ginjal, atau tumor.

Pemeriksaan biopsi juga bisa dilakukan untuk menentukan adanya gangguan pada ginjal. Biopsi ginjal adalah prosedur di mana sejumlah kecil jaringan ginjal diambil dengan jarum dan disimpan untuk analisis lebih lanjut.

Pemeriksaan ginjal yang lengkap bertujuan untuk menentukan adanya masalah pada ginjal dan menentukan tindakan yang tepat untuk menangani masalah tersebut. Prosedur ini bisa juga mengungkapkan adanya penyakit ginjal kronis seperti batu ginjal, glomerulonefritis, atau gagal ginjal.

Memangnya apa saja fungsi ginjal?

ilustrasi ginjal
Sumber gambar

Ginjal adalah organ tubuh manusia yang berfungsi untuk melakukan proses filtrasi darah. Namun fungsi utama ginjal adalah untuk mengontrol volume cairan dalam tubuh, menjaga keseimbangan kimia dalam darah, memfilter toksin dan limbah dari darah, memproduksi hormon, dan mengatur tekanan darah.

Organ yang berada di bagian kanan dan kiri tubuh ini berperan dalam produksi darah dengan memproduksi eritrosit, sel darah putih, dan beberapa faktor pembekuan darah. Selain itu, juga memproduksi hormon renin dan erythropoietin, yang berperan dalam mengontrol tekanan darah dan memproduksi sel darah merah.

Fungsi lain yang tidak banyak kita ketahui adalah pengendali kadar asam-basa dalam tubuh dengan memproduksi asam urat dan bikarbonat, berperan pula dalam mengontrol produksi hormon, seperti hormon tiroid, hormon paratiroid, dan hormon kelenjar adrenal.

Dalam proses metabolisme, organ ini membantu mengolah protein dan glukosa. Serta mengontrol asupan glukosa yang memasuki darah dengan mengatur kadar glukosa dalam darah. Terakhir adalah meningkatkan atau menurunkan kadar hormon insulin dalam darah.

Gaya hidup yang merusak fungsi organ

Gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berujung pada penyakit ginjal. Kebiasaan sehari-hari kita di masa kini rupanya bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ginjal, terutama jika memiliki riwayat keluarga yang menderita penyakit ginjal. Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan penyakit ginjal antara lain:

  • Mengonsumsi makanan tinggi garam, gula dan kolesterol. Termasuk konsumsi produk makanan dan minuman kemasan atau sachet. Bila berlebihan dan tidak kita imbangi dengan air putih, dapat menyebabkan ginjal bekerja lebih keras
  • Kurang berolahraga. Tubuh yang kurang olahraga dapat mengalami perlambatan metabolisme. Di mana hal ini bisa menimbulkan obesitas, penimbunan lemak dalam tubuh dan membebani fungsi organ,
  • Merokok. Merokok dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan penyakit ginjal.
  • Kurang tidur. Tidur yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan kardiovaskular dan mengurangi risiko gangguan kesehatan.
  • Konsumsi alkohol. Mengonsumsi alkohol berlebihan bisa berpotensi menimbulkan permasalahan bukan hanya pada ginjal, tapi juga hati.

Gangguan kesehatan yang perlu pemeriksaan ginjal

ilustrasi gangguan ginjal
Sumber gambar

Penyakit ginjal adalah suatu keadaan yang ditandai dengan gangguan, kerusakan, atau kegagalan fungsi organ. Ada banyak jenis penyakit ginjal yang dapat menimbulkan gejala berbeda.

Beberapa jenis penyakit ginjal yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

  1. Glomerulonefritis: Merupakan jenis infeksi bakteri yang menyerang ginjal dan menyebabkan kerusakan pada glomerulus (rongga filter). Gejala yang dapat muncul adalah sakit kepala, berkurangnya fungsi ginjal, dan edema (pembengkakan).
  2. Batu Ginjal: Batu ginjal adalah kondisi di mana terbentuknya batu yang terdiri dari asam urat, asam oksalat, dan kalsium di dalam organ. Gejala yang mungkin terjadi adalah nyeri punggung bagian atas, demam, sakit pinggang dan sakit saat buang air kecil.
  3. Nefropati Diabetik: Penyakit ini terjadi karena kadar gula yang tinggi dalam darah yang menyebabkan kerusakan pada ginjal. Gejala yang mungkin muncul adalah berkurangnya produksi urine, peningkatan tekanan darah, dan berkurangnya fungsi ginjal.
  4. Penyakit Hipertensi: Penyakit ini disebabkan oleh peningkatan tekanan darah yang menyebabkan kerusakan pada organ ginjal. Gejala yang mungkin muncul adalah sakit kepala, pusing, mual, muntah, dan berkurangnya produksi urine.
  5. Penyakit Hidup Bawaan: Merupakan jenis penyakit ginjal yang menurun dari orang tua ke anak. Gejala yang mungkin muncul adalah pembengkakan pada wajah atau kaki, berkurangnya produksi urine, tekanan darah tinggi, sesak napas, dan anemia.

Beberapa jenis penyakit lainnya mungkin juga dapat membutuhkan pemeriksaan ginjal. Bila dokter mendiagnosa atau mendeteksi kondisi tersebut, kemungkinan pasien perlu melakukan beberapa prosedur yang sempat kita bahas di bagian prosedur pemeriksaan.

BACA JUGA: 3 Alasan Pentingnya Melakukan Cek Gula Darah

Ginjal merupakan salah satu organ penting yang bisa sehat asal kita rawat. Jaga pola makan dengan baik dan seimbang. Cukupi kebutuhan air putih agar tubuh terbantu untuk membersihkan diri dan menetralisir dari terpaan zat-zat lain yang kita konsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *