Pernah mengalami keluhan polip hidung? Kebanyakan orang yang mengalami kondisi ini adalah mereka yang berusia 40 tahun ke atas dan berjenis kelamin perempuan.

Pembentukan polip pada saluran hidung cukup bervariasi ukurannya. Bila kecil biasanya tidak terlalu mengganggu. Akan tetapi ketika ukurannya lebih besar, biasanya dapat mempengaruhi jalannya aliran nafas. Tak jarang kondisi ini juga bisa terlihat seperti sinusitis, karena kerap diawali dengan gejala tersebut.

Mari mengetahui lebih lanjut mengenai polip hidung ini. Sebab, rawan terjadi pada orang dewasa, orang yang saluran pernafasan hidungnya sensitif atau mereka yang memiliki riwayat sinus. Berikut ini ulasannya.

Apa itu polip hidung dan faktor penyebabnya

Polip hidung merupakan kondisi di mana ada pertumbuhan jaringan lunak di saluran tersebut. Penyebabnya adalah peradangan oleh selaput lendir dan sinus, ketika produksi lendir sedang tinggi-tingginya. Misalnya ketika flu, sinus kambuh, atau ada alergi lain. Pertumbuhan polip bisa muncul di satu sisi atau kedua sisi hidung.

Umumnya, hal ini bisa terjadi saat ada faktor pemicu yang menyebabkan seseorang mengalami alergi atau sebagai reaksi kekebalan tubuh pada infeksi virus, jamur ataupun bakteri lainnya. Faktor risiko yang memiliki potensi mengalami polip adalah mereka yang berusia paruh baya, memiliki rhinitis, rhinosinusitis, asma, kecenderungan sinus, gangguan pembuluh darah, serta ada faktor riwayat genetik.

Gejala polip hidung

ilustrasi gejala polip hidung
Sumber gambar

Gejala polip bisa terasa signifikan tergantung dari ukurannya. Saat berukuran kecil, seringkali tidak terasa keluhannya dan tampak seperti sedang flu biasa. Akan tetapi ketika polip ini jumlahnya banyak, meski berukuran kecil, dapat menimbulkan keluhan. Sama halnya dengan kemunculan polip yang berukuran besar. Kenali gejala polip hidung, berikut ini di antaranya:

  • Produksi cairan atau lendir pada hidung yang intens, biasanya karena sedang flu atau reaksi alergi. Hal ini kemudian menyebabkan hidung terasa tersumbat.
  • Penurunan kemampuan untuk mengendus bau karena terhalang polip dan peradangan.
  • Wajah terasa sakit, terutama pada tulang pipi atau di bawah mata. Serta bisa menimbulkan pusing.
  • Karena hidung tidak mampu mencium dengan baik, lidah juga kurang bisa merasakan makanan dengan optimal.
  • Hidung bersin karena pertumbuhan polip dan peradangan membuat jaringan hidung jadi sensitif

Penanganan penyakit, mulai dari pemberian obat hingga operasi

ilustrasi polip pada hidung
Sumber gambar

Tindakan untuk polip hidung memang beragam, tergantung dari ukuran dan keparahan kondisinya. Ada yang memerlukan operasi, ada juga yang hanya pengobatan biasa sudah bisa berangsur-angsur pulih. Bila keparahan penyakit tergolong ringan, tentunya cukup dengan obat telan. Akan tetapi, bila cenderung parah, maka operasi akan dibutuhkan.

Berikut ini adalah sekilas penjelasan mengenai penanganan polip hidung yang umum:

Obat semprot hidung atau tetes jenis kortikosteroid

Pemberian obat ini bertujuan untuk secara langsung menyasar pada permasalahan yang ada di area selaput lendir dan sinus. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk mengecilkan radang serta polip, dan mengurangi keluhan gejala. Penggunaan obat ini seringkali diresepkan untuk 4 atau 6 minggu dan mulai menunjukkan efek pada 1-2 minggu.

Sebenarnya obat semprot seperti ini relatif aman. Akan tetapi karena jaringan hidung sangat sensitif, terutama ketika peradangan, jenis obat tetes kosrtikosteroid mungkin dapat menyebabkan iritasi, mimisan, atau efek samping sakit tenggorokan. Bila kondisi ini terjadi, hubungi dokter.

Obat telan atau suntikan kortikosteroid

Perbedaan obat ini dengan pengobatan sebelumnya adalah metode penerapannya. Obat oral atau telan minim risiko iritasi. Meski demikian, nantinya kemungkinan masih perlu menggunakan obat semprot hidung untuk kesinambungan perawatannya.

Sedangkan pemberian suntikan kortikosteroid, pemberiannya adalah untuk mereka yang mengalami gejala lebih berat. Seperti pendarahan yang hebat atau menyebabkan sulit bernafas.

Obat jenis lainnya

Obat lain yang bisa menjadi penyerta untuk pengobatan polip adalah antihistamin, antibiotik, dan bila pasien juga memiliki keluhan asma, dokter kemungkinan akan memberikan jenis obat tertentu. Rangkaian obat ini untuk melengkapi dan mengurangi keluhan di samping gejala polip yang mungkin ikut menyertai.

Cara lain untuk meringankan gejala

ilustrasi mengatasi polip hidung
Sumber gambar

Ada beberapa cara lain untuk meringankan keluhan saat sedang polip. Namun karena termasuk sebagai metode yang alami, mungkin tidak akan menyembuhkan secara langsung. Akan tetapi tak ada salahnya untuk menunjang pemulihan:

  • Memakai inhaler apabila tidak menyebabkan iritasi
  • Mengonsumsi jahe, kunyit atau bawang putih. Ketiga bahan ini memiliki kemampuan anti peradangan dan inflamasi, sehingga bisa memulihkan kondisi dengan alami.
  • Menggunakan minyak ekaliptus atau essensial oil lainnya seperti tea tree, peppermint, thyme, rosemary dan sebagainya. Meneteskan pada air hangat atau diffuser bisa membantu meringankan gejala.
  • Hindari polutan seperti asap rokok atau bahkan ruangan ber-AC.
  • Minum cukup air putih yang biasanya sangat perlu sebagai kebutuhan hidrasi di masa
  • Mandi air hangat. Bila gejala ringan, mandi air hangat bisa membantu melegakan pernafasan karena menstimulasi saraf dan pembuluh darah yang berkaitan.

Polip hidung tidak sama dengan flu biasa. Akan tetapi bisa terjadi secara bersamaan. Penjelasan di atas semoga bisa menjadi tambahan wawasan dan solusi ketika menghadapi polip atau berhadapan dengan mereka yang mengalami kondisi tersebut.

BACA JUGA: 7 Obat Hidung Tersumbat Bikin Nafas Lega

Bila memiliki hidung atau indra penciuman yang sensitif, gunakan masker di ruangan dengan AC, asap rokok atau polutan lain. Lebih–lebih lagi di ruangan yang terdapat orang dengan gejala flu. Jangan lupa selalu mencuci tangan, karena bisa mencegah mediasi kuman ke hidung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *