Sebagai negara dengan iklim tropis, di Indonesia radang tenggorokan adalah penyakit yang sering terjadi. Umumnya gangguan ini sering terjadi sebagai dampak perubahan musim.

Setiap pergantian cuaca, sering terlihat rekan atau orang lain di sekitar kita mengalami gangguan ini. Merasa nyeri di bagian leher sebagai akibat dari radang tenggorokan. Memang, orang yang mengalami radang tenggorokan akan merasa tidak nyaman di kesehariannya. Mereka akan merasakan sakit saat menelan atau ketika berbicara.

Sebenarnya radang tenggorokan bukanlah penyakit yang terlalu membahayakan. Namun bila tidak ada langkah medis untuk penyembuhannya, radang tersebut akan lama sembuhnya. Untuk itu perlu bantuan medis berupa pengobatan antibiotik. Upaya ini sebagai langkah pencegahan karena penyebab dari radang tersebut adalah virus atau bakteri. Jenis obat antibiotiknya tentu menyesuaikan dengan diagnosa dari dokter tempat Anda memeriksakan diri.

Penyebab radang tenggorokan dan siapa saja yang rawan menderitanya?

 

Faringitis radang tenggorokan
[Sumber gambar]
Seperti yang tersebut di atas bahwa penyebab radang tenggorokan, atau dalam istilah medisnya faringitis, sering kali disebabkan oleh virus yang menginfeksi tubuh. Jadi tidak heran kalau radang tenggorokan merupakan salah satu gejala dari penyakit-penyakit seperti flu atau pilek.

Radang tenggorokan biasanya terjadi dalam jangka waktu tertentu. Kurang dari satu minggu gejala ini akan mereda dengan sendirinya. Mayoritas penyebabnya adalah bakteri bernama Streptococcus grup A. Karena itulah radang tenggorokan juga sering dikenal dengan nama strep throat.

Penyakit radang tenggorokan ini sering terjadi pada anak-anak hingga remaja dengan rentang usia lima hingga lima belas tahun. Bisa jadi karena aktivitas atau karena kurang teliti dalam memilih makanan yang higienis. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan radang tenggorokan juga terjadi pada orang-orang dewasa.

Dalam kondisi tertentu, radang tenggorokan bisa semakin parah

Ilustrasi radang tenggorokan
[Sumber gambar]
Apakah radang tenggorokan akan berangsur sembuh dalam seminggu? Belum tentu. Penyakit tersebut bisa berubah menjadi lebih parah dan semakin mengganggu penderitanya. Hal ini tertulis dalam studi berjudul Journal Laboratory of Physicians, yang menyebutkan bahwa infeksi bakteri Streptococcus di dalam tenggorokan bisa makin serius bila tak kunjung sembuh.

Radang tenggorokan bisa makin parah bila tidak segera mendapatkan pengobatan. Yang terjadi adalah infeksi bakteri tersebut membuat organ-organ di sekitar tenggorokan jadi ikut bermasalah. Hal ini bisa memicu gejala berantai, seperti radang amandel atau sinusitis. Pada jumlah kasus yang tidak dominan, infeksi virus yang menjadi-jadi bisa mencapai bagian-bagian vital dalam tubuh, seperti ginjal.

Jadi, penting peran antibiotik bagi para penderita radang tenggorokan. Obat yang harus menggunakan resep ini wajib diminum hingga habis dalam rentang waktu yang sesuai dengan petunjuk dokter.

Ciri-ciri radang tenggorokan

Adanya infeksi dari bakteri atau virus adalah penyebab radang tenggorokan. Biasanya penderita akan merasakan sensasi-sensasi yang membuat tidak nyaman selama seminggu atau lebih.

Ciri-ciri orang yang mengalami radang tenggorokan adalah rasa sakit, gatal, dan kering di dalam leher. Biasanya gejala ini juga bebarengan dengan kesulitan menelan makanan atau sakit ketika berbicara. Pada banyak kasus, radang tenggorokan juga sering bersamaan dengan naiknya suhu tubuh atau demam. Selain itu, gejala lain dari radang tenggorokan adalah batuk, bersin, serta hidung tersumbat. 

Saat merasakan radang tenggorokan, Anda bisa memeriksa amandel secara mandiri. Bagian ini akan terlihat memutih. Selain itu, penyakit ini juga bisa membuat leher terlihat membengkak karena adanya pembesaran pada kelenjar getah bening di leher.

Cara dokter melakukan diagnosa radang tenggorokan

Diagnosa radang tenggorokan
[Sumber gambar]
Salah satu cara cepat mengobati radang tenggorokan adalah dengan melakukan konsultasi dengan dokter. Selain untuk pengobatan, dokter akan memastikan apakah penyebab infeksi ini adalah virus atau bakteri.

Pemeriksaan tersebut adalah dengan melakukan tes usap pada bagian belakang tenggorokan untuk pengambilan sampel cairan. Sampel tersebut nantinya diperiksa di laboratorium untuk mengetahui jenis patogen yang menyebabkan radang.

Bila penyebab radang tenggorokan adalah bakteri Streptococcus, Anda akan mendapat pengobatan dengan meminum antibiotik. Obat tersebut bertujuan membunuh bakteri dan menghentikan penyebarannya ke organ-organ tubuh lain, sekaligus meredakan peradangan.

Beberapa jenis obat antibiotik yang biasanya diresepkan dokter untuk radang penyakit adalah sebagai berikut:

  • Penicillin
  • Amoxicillin
  • Eritromisin
  • Cephalosporin
  • Cefadroxil
  • Clarithromycin
  • Cefixime

Pemberian antibiotik tergantung pada kondisi pasien, terutama bila memiliki alergi pada jenis-jenis antibiotik tertentu.

Minum antibiotik harus habis, sesuai dengan petunjuk penggunaan

Satu lagi yang harus jadi catatan penting bagi penderita radang tenggorokan, jangan remehkan dosis antibiotik. Pastikan meminum obat-obatan dari dokter sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Khusus untuk antibiotik harus Anda habiskan. Hal ini bertujuan untuk membunuh semua bakteri penyebab radang tenggorokan.

Bila berhenti meminumnya karena merasa sudah sembuh, bakteri bisa kembali berkembangbiak dan menginfeksi tenggorokan Anda. Selain itu, pengobatan antibiotik yang tidak habis akan meningkatkan ketahanan bakteri tersebut, di mana sumber penyakit jadi lebih kuat terhadap efek antibiotik.

Pengobatan lain untuk meredakan radang tenggorokan

Selain dengan mengonsumsi obat-obatan dari dokter, selama perawatan radang tenggorokan di rumah, Anda bisa melakukan beberapa hal untuk mempercepat penyembuhan. Apa saja?

  • Kumur dengan larutan air garam beberapa kali sehari.
  • Agar leher terasa lebih nyaman, konsumsi permen pereda radang tenggorokan.
  • Perbanyak konsumsi air putih.
  • Jauhi asap atau bahan kimia yang bisa menjadi penyebab iritasi lanjutan.
  • Untuk meredakan rasa sakit, Anda bisa menggunakan pereda nyeri, seperti acetaminophen.
  • Menggunakan obat-obatan alami pereda radang tenggorokan, seperti madu atau bawang putih.

BACA JUGA: 7 Obat Sakit Tenggorokan Alami yang Bisa Didapatkan dengan Mudah

Demikian ciri-ciri radang tenggorokan dan bagaimana cara mengobatinya, baik secara mandiri maupun lewat bantuan medis. Selama mengikuti pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter, radang tenggorokan tidak akan berbahaya dan bisa disembuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *