Sesekali dalam hidup Anda pasti pernah merasakan sakit perut. Meski merupakan salah satu masalah kesehatan yang sangat umum dialami kapan saja, tapi Anda tetap perlu mewaspadainya jika gejala tidak kunjung mereda. Salah satu hal yang harus diketahui terkait sakit perut tentu adalah penyebabnya.

Ada banyak penyebab sakit perut, beberapa di antaranya bisa jadi gejala penyakit yang lebih serius. Penyebab sakit perut juga dapat dibedakan berdasarkan dari mana sumber rasa sakitnya. Sakit perut dapat disebabkan oleh masalah pencernaan, cedera, infeksi atau penyakit. Ini sekian penyebab sakit perut yang harus Anda ketahui.

Penyebab paling umum sakit perut

ilustrasi wanita menderita sakit perut
Sumber gambar

Berikut ini beberapa penyebab paling umum kenapa seseorang bisa menderita sakit perut.

1. Sakit perut karena masalah pencernaan

Beberapa penyebab sakit perut adalah timbulnya masalah pencernaan seperti:

  • Terlalu banyak makan
  • Diare
  • Sembelit atau susah buang air besar
  • Perut kembung
  • Bergas
  • Alergi atau intoleransi makanan dan keracunan makanan

Cara mengatasi

Anda bisa mencoba mengatasi atau mengobati sakit perut dengan obat yang sesuai dengan penyebab atau sumber rasa sakitnya. Banyak obat-obatan untuk menangani sakit perut akibat masalah pencernaan umum di atas seperti diare, sembelit, dan alergi makanan dijual bebas di apotek atau tidak memerlukan resep dokter. Untuk masalah sakit perut karena keracunan makanan, jika gejala lebih parah, sebaiknya langsung bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

2. Peradangan atau inflamasi

ilustrasi sakit perut serius
Sumber gambar

Iritasi atau infeksi pada organ tubuh atau sistem pencernaan dapat menyebabkan peradangan sementara dan menimbulkan sakit perut. Beberapa peradangan atau inflamasi yang bisa menimbulkan sakit perut disebabkan oleh:

  • Gastroenteritis virus (flu perut)
  • Penyakit ulkus peptikum
  • Asam refluks kronis (GERD)
  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Kram menstruasi
  • Maag

Cara mengatasi

Beberapa masalah sakit perut seperti gastroenteritis, Penyakit ulkus peptikum, GERD, maag dan infeksi saluran kemih bisa diredakan dengan cara minum obat yang sudah diresepkan oleh dokter. Beberapa obat mungkin dijual bebas di apotek tanpa resep dokter sehingga lebih mudah mengatasi sakit perut di rumah. Pastikan juga banyak minum air putih agar bisa mengurangi nyeri kram menstruasi dan maag. Perhatikan juga pola makan, beberapa jenis makanan mungkin akan memicu gejala sakit perut lebih parah seperti makanan pedas dan berminyak.

Penyebab sakit perut yang lebih serius

Terkadang sakit perut menunjukkan kondisi medis serius yang memerlukan perawatan medis. Untuk membedakan penyebab sakit perut, kita perlu mengetahui dari mana asal rasa sakit perut tersebut. Beberapa sakit perut bisa dibedakan berdasarkan bagian perut.

1. Perut kanan atas

ilustrasi reaksi sakit perut
Sumber gambar

Perut kanan atas menjadi tempat beberapa organ penting seperti hati, kantong empedu, dan saluran empedu. Ginjal kanan juga berada di area kuadran kanan atas namun letaknya di belakang. Sebagian usus kecil dan besar juga berada di sini. Jika sakit perut berasal dari area perut kanan atas, ada kemungkinan Anda mengalami penyakit:

  • Hepatitis
  • Batu empedu
  • Kolesistitis (radang kandung empedu)
  • Kanker saluran empedu
  • Batu empedu batu atau penyempitan empedu
  • Kanker kandung empedu
  • Kanker hati
  • Infeksi ginjal
  • Batu ginjal
  • Ulkus duodenum (usus halus)
  • Obstruksi usus besar

Cara mengatasi

Segera periksakan diri ke dokter jika sakit perut berada di bagian perut kanan atas dan tidak gejala tidak kunjung mereda. Beberapa orang mungkin mengalami gejala yang muncul dan hilang karena tingkat keparahan yang berbeda-beda. Beberapa penyakit serius dengan gejala sakit perut ini kemungkinan bukan hanya perlu diatasi dengan konsumsi obat tapi juga tindakan pembedahan medis sehingga bisa menyelesaikan rasa sakitnya.

2. Sakit perut kiri atas

Bagian perut kiri atas adalah tempat beberapa organ seperti perut, pankreas, dan limpa. Ginjal kiri Anda juga berada di area kuadran kiri atas tapi letaknya di belakang rongga perut. Jantung serta paru-paru kiri Anda berada tepat di perut kiri atas. Sakit perut di bagian kiri atas bisa disebabkan oleh penyakit:

  • Pankreatitis (peradangan pankreas)
  • Kanker pankreas
  • Splenomegali (peradangan limpa)
  • Radang perut
  • Sakit maag
  • Refluks empedu
  • Kanker perut
  • Infeksi ginjal
  • Batu ginjal

Cara mengatasi

Hati-hati jika mengalami sakit perut di bagian perut sebelah kiri atas karena umumnya ini merupakan gejala penyakit yang serius, apalagi jika sakit perut tidak kunjung mereda meskipun telah minum obat antibiotik. Segera hubungi dokter agar bisa mendapatkan diagnosis yang tepat mengenai penyebab sakit perut.

3. Perut bagian bawah

ilustrasi sakit perut bawah
Sumber gambar

Perut bagian bawah menjadi tempat bagi sebagian besar usus kecil dan usus besar. Sakit perut di area ini kemungkinan besar terkait dengan penyakit gastrointestinal. Namun bisa juga menjadi tanda adanya penyakit pada ureter, ovarium, atau rahim Anda. Beberapa penyebab sakit perut di perut bagian bawah meliputi:

  • Iritasi usus
  • Dispepsia fungsional
  • Penyakit radang usus (Crohn, kolitis ulserativa)
  • Radang usus buntu
  • Obstruksi usus besar atau kecil
  • Kanker usus kecil
  • Kanker usus besar
  • Aneurisma aorta abdominal
  • Peritonitis
  • Limfadenitis mesenterika
  • Sindrom iskemik usus (mesenterika)
  • Batu ginjal
  • Endometriosis
  • Kista ovarium
  • Radang panggul
  • Kehamilan ektopik
  • Kanker ovarium
  • Kanker rahim

BACA JUGA: Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah dan Cara Mengatasinya

Cara mengatasi

Jangan abaikan sakit perut di area perut bagian bawah, baik kiri maupun kanan. Kebanyakan rasa sakit di perut bagian bawah merupakan gejala penyakit yang lebih serius daripada yang Anda duga. Segera periksakan kesehatan ke dokter untuk mengetahui diagnosis yang lebih tepat sehingga bisa mendapatkan pengobatan dan perawatan yang semestinya sesuai dengan penyebab rasa sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *