Kabar dirilisnya vaksin untuk corona ke berbagai negara agaknya tidak bisa dijadikan acuan kapan pandemi ini akan berakhir. Masih banyak tanda tanya mengenai efektivitas vaksin yang telah diproduksi di mata masyarakat awam. Karena secara umum, pembuatan vaksin membutuhkan proses dan tahapan uji yang cukup lama.

Sedangkan, munculnya beragam vaksin yang kabarnya akan diberikan di Indonesia, seperti Sinovac, Pfizer, Moderna hingga Sinopharm, masih mendapat respon yang simpang siur. Apapun itu, pandemi memang bukan masa yang bisa dianggap remeh dan vaksin untuk corona tidak serta merta bisa mengatasinya. Oleh karena itu, inilah beberapa alasan kenapa kita tidak boleh menggampangkan protokol kesehatan atau berpikir bahwa dengan adanya vaksin, maka tidak ada lagi virus.

Trust issue di masyarakat masih jadi kendala

Menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi. Sumber Gambar: Unsplash

Vaksin generasi pertama terkendala trust issue atau tingkat kepercayaan masyarakat akan efektivitasnya. Bahkan di Indonesia, masih berhadapan dengan sebagian orang yang anti-vaksin. Kendala ini bisa menyebabkan hambatan dalam program pelaksanaan pemberian vaksin corona virus. Dengan demikian, masih ada potensi penularan Covid-19.

Distribusi vaksin untuk corona akan makan waktu

Kebijakan pemerintah akan vaksinasi gratis dengan beberapa ketentuan, ataupun berbayar, pada akhirnya akan berpengaruh juga pada distribusi vaksin untuk antibodi covid 19 pada subjek atau daerah tertentu. Ini akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jadi, selama kondisi itu belum tuntas, sebaiknya tetap pertahankan protokol 3M. Ada satu hal lagi yang esensial, akan lebih jelas di poin berikutnya.

Efikasi dan efektivitas vaksin untuk corona

vaksin untuk corona
Pemberian Vaksin butuh proses. Sumber Gambar: Unsplash

Efikasi vaksin untuk corona adalah sejauh mana kinerja vaksin dalam memberikan efek yang terlihat pada situasi yang terkontrol dan ideal. Atau dalam Uji Klinis Fase III. Sedangkan efektivitas adalah tingkat manfaat vaksin pada dunia nyata. Idealnya, vaksin memiliki keamanan untuk semua golongan, lolos uji klinis, memiliki serokonversi (membangkitkan respon imun), efikasi dan efektivitas yang baik.  

BACA JUGA: Musim Kondangan, Waspada Bahaya Covid Mengintai di Klaster Pernikahan

Intinya, vaksin barangkali saat ini menjadi salah satu solusi, namun tak serta merta akan mengakhiri pandemi. Dan selama proses itu berjalan, kita masih harus mengingat serta menerapkan pesan ibu. Yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. dan jika merasakan gejala covid , baiknya segera periksakan , bisa dengan pemeriksaan tes swab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *